Gelar Kongres I, LBH Buol Pogogul Justice Diharapkan Jadi Edukator Hukum Warga

  • 30 Jun 2026 22:14 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Buol - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Buol Pogogul Justice resmi menggelar Kongres Pertama mereka sekaligus momen pengukuhan organisasi. Kehadiran LBH baru ini diharapkan dapat mewarnai penegakan hukum di Kabupaten Buol serta menjadi penyambung lidah bagi masyarakat yang membutuhkan pendampingan hukum.

Bupati Buol, Risharyudi Triwibowo, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terbentuknya LBH Buol Pogogul Justice. Menurutnya, tugas utama dari lembaga bantuan hukum tidak sekadar mendampingi saat kasus sudah terjadi, melainkan memberikan edukasi preventif kepada masyarakat.

"Sesungguhnya tugas kita yang paling pertama adalah bagaimana memberikan pencerahan, edukasi, dan pemahaman kepada sebanyak-banyaknya masyarakat supaya tidak melanggar hukum," ujar Risharyudi dalam sambutannya, Jumat 26 Juni 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati yang telah menjabat selama 1 tahun 4 bulan di Buol ini membeberkan sejumlah pekerjaan rumah (PR) terkait dinamika hukum yang belum tuntas di wilayahnya. Beberapa di antaranya meliputi:

  • Perselisihan Plasma vs Perusahaan: Konflik agraria dan kemitraan antara masyarakat, koperasi, dan pihak pemilik perusahaan yang masih berjalan lambat penyelesaiannya dan membutuhkan dialog tingkat tinggi.
  • Kasus Agraria: Berbagai sengketa lahan yang masih menyisakan masalah hukum di tengah masyarakat.
  • Tingginya Angka Pelanggaran Lalu Lintas: Masih rendahnya kesadaran masyarakat dalam berkendara, seperti enggan menggunakan helm saat berhenti di lampu merah, yang berdampak pada tingginya angka kecelakaan dengan fatalitas gegar otak.

Risharyudi menegaskan bahwa kesadaran hukum harus ditanamkan dari hal-hal kecil. Ia juga mengingatkan bahwa jauh sebelum adanya hukum positif buatan manusia, nilai-nilai hukum agama dan adat istiadat telah memberikan batasan agar manusia tidak berbuat melanggar aturan.

Lebih lanjut, Bupati Buol menyatakan bahwa pemerintah daerah sangat terbuka untuk berkolaborasi dengan LBH Buol Pogogul Justice, aparat penegak hukum (APH), dan seluruh elemen masyarakat demi kemajuan daerah.

"Buol ini akan cepat maju, angka kecelakaan akan berkurang, dan semua orang akan taat hukum kalau kita semua mau dan mampu sama-sama menjadi agen perubahan. Jangan serahkan tugas ini kepada Polri saja, ini tugas kita bersama," tegasnya.

Ia pun memastikan pintu kantor pemerintah daerah selalu terbuka bagi pihak LBH maupun praktisi hukum untuk berdiskusi demi kepentingan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Buol.

Acara kongres ini turut dihadiri oleh perwakilan Kapolres (Kasat), perwakilan Kajari, perwakilan Pengadilan Negeri, Kepala Lapas, Staf Ahli Bidang Hukum Pemda, Kabag Hukum, jajaran direksi dan anggota LBH Buol Pogogul Justice, para praktisi hukum, serta rekan-rekan media.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....