Polres Buol Tangani 7 Kasus Narkoba Selama Semester I 2026
- 30 Jun 2026 14:18 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli – Penyalahgunaan dan peredaran narkotika masih menjadi tantangan serius di Indonesia, baik dari aspek keamanan, kesehatan masyarakat, maupun sosial. Untuk menekan angka penyalahgunaan narkoba, berbagai upaya pencegahan dan penegakan hukum terus dilakukan oleh aparat kepolisian bersama para pemangku kepentingan.
Kasat Reserse Narkoba Polres Buol, IPTU Ridwan, mengungkapkan bahwa selama periode Januari hingga Juni 2026, Satresnarkoba Polres Buol telah menangani tujuh kasus peredaran narkotika. Selain melakukan penindakan hukum, pihaknya juga mengedepankan langkah preventif melalui penyuluhan di sekolah-sekolah dan desa guna meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai bahaya narkoba.
Menurutnya, dari sejumlah kasus yang ditangani terdapat generasi muda yang terlibat, sehingga peran keluarga sangat dibutuhkan dalam mengawasi dan membimbing anak-anak agar terhindar dari penyalahgunaan narkotika.
"Jadi kami selain melakukan langkah pencegahan, kami juga melakukan penindakan hukum terhadap tujuh peristiwa atau tujuh kasus pada periode Januari hingga Juni 2026. Langkah pencegahan kami menyasar sekolah-sekolah untuk memberikan edukasi kepada siswa tentang bahaya narkoba," ujar IPTU Ridwan, Kamis (25/6/2026).
Sementara itu, Penyuluh Narkoba Ahli Madya Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulawesi Tengah, Hartini, mengatakan bahwa upaya preventif bertujuan menekan angka penyalahgunaan narkoba sejak dini sehingga dapat menciptakan lingkungan masyarakat yang bersih dari narkotika. Selain itu, rehabilitasi juga menjadi bagian penting dalam memulihkan kondisi fisik dan mental penyalahguna agar dapat kembali menjalani kehidupan secara produktif.
"Generasi muda adalah aset bangsa sebagai penerus bangsa. Topik dialog hari ini selaras dengan tema Hari Anti Narkotika Internasional, yaitu Generasi Sehat, Cerdas, dan Kuat Melalui Gerakan Ananda Bersinar," kata Hartini.
Hartini menegaskan bahwa keluarga merupakan benteng utama dalam mencegah penyalahgunaan narkoba pada anak. Menurutnya, lingkungan keluarga yang harmonis, penuh perhatian, dan kasih sayang akan membentuk ketahanan mental anak sehingga memiliki kemampuan menolak pengaruh negatif, termasuk penyalahgunaan narkotika.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....