DP2KBP3A Buol Perkuat Edukasi Gizi untuk Cegah Stunting
- 30 Jun 2026 13:59 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Buol – Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Buol terus menggencarkan program percepatan penanganan stunting melalui penguatan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi keluarga. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.
Kepala Bidang Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera DP2KBP3A Kabupaten Buol, Wahida, S.Kep., Ns., mengatakan upaya penanganan stunting tidak hanya dilakukan terhadap anak yang telah mengalami gangguan pertumbuhan, tetapi juga melalui langkah-langkah pencegahan sejak dini.
"Penanganan stunting tidak hanya berfokus pada anak yang sudah mengalami gangguan pertumbuhan, tetapi juga dilakukan melalui langkah-langkah pencegahan sejak dini. Karena itu, edukasi kepada masyarakat terus kami perkuat," ujar Wahida, Senin (29/6/2026).
Ia menjelaskan, pencegahan stunting dimulai sejak sebelum kehamilan hingga anak memasuki usia balita. Untuk itu, DP2KBP3A terus melaksanakan edukasi kepada calon pengantin mengenai pentingnya kesiapan kesehatan sebelum menikah, pendampingan bagi ibu hamil, serta pembinaan kepada keluarga yang memiliki balita agar memahami pola asuh yang tepat dan pemenuhan gizi seimbang.
Selain itu, pihaknya juga meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif, pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) yang bergizi, serta pemantauan pertumbuhan anak secara rutin melalui kegiatan posyandu. Upaya tersebut diharapkan mampu menekan risiko terjadinya stunting sejak usia dini.
Wahida menegaskan, keberhasilan percepatan penurunan angka stunting tidak dapat diwujudkan hanya oleh pemerintah. Dibutuhkan kolaborasi antara tenaga kesehatan, kader posyandu, pemerintah desa, serta seluruh keluarga agar tercipta lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
"Sinergi seluruh pihak menjadi kunci dalam percepatan penurunan angka stunting. Dengan edukasi yang berkelanjutan, kami berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gizi keluarga dan pola pengasuhan yang tepat terus meningkat sehingga mampu melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif," tambah Wahida.
DP2KBP3A Kabupaten Buol optimistis melalui edukasi yang berkesinambungan, target penurunan angka stunting di daerah dapat tercapai sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di masa mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....