Kafilah Buol Naik Peringkat pada MTQ Sulteng 2026

  • 18 Jun 2026 17:00 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Buol – Kafilah Kabupaten Buol berhasil menunjukkan peningkatan prestasi pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-31 Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026 yang digelar di Kabupaten Sigi. Meski belum mampu menembus papan atas, kafilah Buol berhasil keluar dari predikat juru kunci dan menempati peringkat ke-10 dari 13 kabupaten/kota peserta.

Capaian tersebut mendapat apresiasi karena menjadi salah satu indikator keberhasilan pembinaan yang selama ini dilakukan oleh Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Buol bersama berbagai pihak terkait.

Sekretaris LPTQ Kabupaten Buol, Abdul Yasin, mengatakan bahwa pada pelaksanaan MTQ tahun-tahun sebelumnya, Kabupaten Buol selalu berada di posisi terbawah. Namun pada MTQ ke-31 tahun ini, Buol berhasil memperbaiki peringkatnya dan keluar dari predikat juru kunci yang selama ini melekat.

“Pada tahun-tahun sebelumnya kafilah Kabupaten Buol berada di posisi juru kunci. Alhamdulillah tahun ini kita berhasil keluar dari posisi tersebut dan menempati peringkat ke-10. Ini merupakan hasil dari pembinaan yang dilakukan bersama seluruh stakeholder terkait,” ujar sekretaris LPTQ kabupaten Buol Abdul Yasin kepada rri.co.id Rabu 17 Juni 2026

Menurutnya, para peserta yang mewakili Kabupaten Buol memiliki potensi yang sangat baik. Namun persaingan pada tingkat provinsi berlangsung sangat ketat karena peserta dari kabupaten dan kota lain juga memiliki kemampuan yang tidak kalah kompetitif.

“Peserta kita memiliki potensi yang luar biasa. Akan tetapi daerah lain juga memiliki peserta yang sangat baik sehingga persaingan berlangsung ketat dan berpengaruh terhadap hasil yang diperoleh,” katanya.

Abdul Yasin menegaskan, capaian tahun ini harus menjadi motivasi untuk terus melakukan pembenahan dan peningkatan kualitas pembinaan. LPTQ Kabupaten Buol berkomitmen memperkuat pelatihan bagi para peserta agar mampu meraih prestasi yang lebih baik pada MTQ mendatang.

“Kami harus terus berbenah dan meningkatkan pelatihan terhadap seluruh peserta yang akan mewakili Kabupaten Buol agar target menjadi yang terbaik dapat diwujudkan,” ujarnya.

Selain itu, pembinaan juga akan difokuskan pada pondok pesantren dan pondok tahfidz yang selama ini menjadi sumber utama peserta MTQ Kabupaten Buol. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas kafilah serta memperkuat regenerasi peserta berprestasi.

Menurut Abdul Yasin, mayoritas peserta MTQ Kabupaten Buol berasal dari pondok pesantren dan pondok tahfidz yang tersebar di daerah tersebut. Oleh karena itu, penguatan pembinaan di lembaga-lembaga tersebut menjadi salah satu strategi utama untuk meningkatkan prestasi pada masa mendatang.

Ia berharap hasil yang diraih pada MTQ Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026 dapat menjadi cambuk bagi seluruh pihak untuk terus melakukan evaluasi dan pembenahan sehingga Kabupaten Buol mampu meraih hasil yang lebih maksimal pada MTQ Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2027.

“Prestasi tahun ini harus menjadi motivasi bagi kita semua untuk bekerja lebih baik lagi. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, kami optimistis Kabupaten Buol dapat meraih hasil yang lebih membanggakan pada MTQ tahun depan,” tutupnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....