Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Meningkat

  • 17 Jun 2026 13:49 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Parigi Moutong – Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Parigi Moutong menunjukkan tren peningkatan hingga pertengahan tahun 2026. Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena berpotensi terus bertambah apabila tidak diantisipasi melalui upaya pencegahan dan perlindungan yang lebih maksimal.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Parigi Moutong, Kartikowati, mengungkapkan bahwa hingga Juni 2026 pihaknya telah mendata dan menangani sebanyak 54 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang terjadi di wilayah tersebut.

Menurut Kartikowati, jumlah tersebut menunjukkan adanya peningkatan dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Sepanjang tahun 2025, DP3AP2KB Parigi Moutong tercatat menangani sekitar 67 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Jika melihat jumlah kasus yang sudah tercatat hingga Juni 2026, maka terdapat kecenderungan peningkatan yang perlu menjadi perhatian bersama,” ujar Kartikowati, Selasa (16/6/2026).

Ia menegaskan bahwa kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi persoalan serius yang membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Tidak hanya pemerintah daerah, tetapi juga aparat penegak hukum, lembaga perlindungan anak, tokoh masyarakat, serta keluarga memiliki peran penting dalam upaya pencegahan dan penanganan kasus.

Menurutnya, sinergi lintas sektor diperlukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait perlindungan perempuan dan anak, sekaligus memastikan korban mendapatkan pendampingan dan perlindungan yang memadai.

DP3AP2KB Parigi Moutong juga terus menghimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap bentuk kekerasan yang terjadi di lingkungan sekitar, sehingga kasus dapat segera ditangani dan korban memperoleh perlindungan sesuai ketentuan yang berlaku.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....