BMKG Cabut Status Siaga Tsunami, BPBD Buol Pastikan Wilayahnya Aman

  • 09 Jun 2026 13:34 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Buol - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang pasca-gempa bumi yang melanda wilayah Sulawesi Utara, khususnya Kepulauan Sangihe dan Talaud. Berdasarkan pantauan terkini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), peringatan dini tsunami untuk wilayah terdampak kini resmi dicabut.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Buol, Kachfi Marjuni, menyampaikan hal tersebut langsung dari ruang kendali informasi yang terintegrasi dengan sistem penerima peringatan dini BMKG.

"Berdasarkan data dari BMKG, wilayah gempa dengan peringatan tsunami 725 saat ini sudah melewati waktu krusial 837. Oleh karena itu, imbauan atau peringatan tsunami telah resmi dicabut," ujar Kachfi Marjuni dalam keterangan resminya, Senin 08 Juni 2026

Ia menegaskan bahwa melalui pemantauan intensif menggunakan perangkat Warning Receiver System (WRS) InaTEWS milik BMKG yang ada di kantor BPBD Buol, kondisi di Kabupaten Buol dipastikan aman dan terkendali dari dampak gempa maupun potensi tsunami.

"Insyaallah, wilayah Kabupaten Buol aman dan situasi tetap terkendali. Kami meminta masyarakat untuk tidak panik dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang meresahkan," tambahnya.

Meski situasi dinyatakan aman, Kachfi tetap memberikan instruksi tegas kepada jajaran pemerintah desa dan seluruh lapisan masyarakat untuk tidak lengah dan selalu siap siaga.

"Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan selalu mengikuti arahan resmi dari pemerintah. Kepada jajaran pemerintah desa, diharapkan untuk terus memperkuat kesiapsiagaan, memastikan jalur-jalur evakuasi dalam kondisi baik, serta mengedukasi warga mengenai langkah evakuasi mandiri demi keselamatan bersama," tegasnya.

Di akhir penyampaiannya, jajaran BPBD Kabupaten Buol bersama instansi terkait menyuarakan komitmen mereka dengan jargon keselamatan, "Salam Tangguh, Salam Kemanusiaan!" sebagai bentuk kesiapan dalam menjaga dan melayani masyarakat dari potensi bencana.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....