Banjir Rob Intai Pesisir Tolitoli, BMKG Imbau Waspada

  • 20 Apr 2026 09:48 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli – Fenomena banjir rob kembali mengancam wilayah pesisir pantai utara Laut Sulawesi. Kepala BMKG Tolitoli, Wahyu, mengungkapkan bahwa kondisi ini dipicu oleh kombinasi pasang air laut yang mencapai puncak tertinggi dan gelombang laut yang melebihi satu meter.

Menurut Wahyu, perpaduan kedua faktor tersebut menyebabkan air laut berpotensi meluap hingga ke daratan dan merendam pemukiman warga, khususnya di wilayah pesisir utara Kabupaten Tolitoli dan Buol.

“Fenomena ini merupakan dinamika alam akibat pasang surut air laut yang bersamaan dengan peningkatan tinggi gelombang, sehingga wilayah pesisir menjadi lebih rentan terhadap genangan,” jelasnya kepada RRI, Senin (20/4/2026).

Ia menambahkan, kondisi banjir rob ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga tiga hari ke depan, dengan intensitas yang perlu diwaspadai terutama pada pagi hari.

“Warga diharapkan tetap siaga dan memperhatikan perkembangan kondisi cuaca serta pasang air laut, terutama bagi yang bermukim di daerah rawan terdampak,” ujarnya.

BMKG juga mengimbau masyarakat untuk melakukan langkah antisipasi dini, seperti mengamankan barang berharga serta menghindari aktivitas di area yang berisiko terdampak gelombang tinggi dan genangan air laut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....