Sejumlah Komoditas Pasar di Buol Masih Alami Kenaikan Harga Pasca Idul Adha

  • 05 Jun 2026 13:59 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Buol – Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumperindag) Kabupaten Buol, mencatat sejumlah komoditas kebutuhan pokok masih mengalami kenaikan harga pasca perayaan Idul Adha 1447 Hijriah.

Kontributor Barang Pokok dan Kebutuhan Barang Penting Diskumperindag Kabupaten Buol, Rico Anggara, mengatakan berdasarkan hasil pemantauan harga pasar yang dilakukan pihaknya, beberapa komoditas masih mengalami kenaikan, terutama bawang merah serta cabai.

Disebutkan, harga bawang merah yang sebelumnya berada di kisaran Rp45.000 ribu per kilogram kini naik menjadi Rp55.000 ribu per kilogram. Kenaikan tersebut, dipengaruhi oleh pasokan bawang merah yang masih bergantung dari luar Kabupaten Buol.

“Untuk bawang merah saat ini, mengalami kenaikan harga dari Rp45.000 ribu menjadi Rp55.000 ribu per kilogram. Hal ini, karena pasokan masih berasal dari luar daerah,” ujarnya, Kamis, 4 Juni 2026.

Selain bawang merah, harga cabai rawit dan cabai keriting juga belum menunjukkan penurunan pasca Idul Adha. Sebelum hari raya, harga kedua komoditas tersebut berada pada kisaran Rp40.000 ribu hingga Rp45.000 ribu per kilogram. Namun, saat Idul Adha melonjak hingga Rp80.000 ribu per kilogram dan masih bertahan pada harga tersebut hingga pekan ini.

Ia menjelaskan, tingginya harga cabai dipicu oleh menurunnya hasil panen petani lokal, akibat faktor cuaca yang kurang mendukung.

“Produksi cabai, dari petani lokal belum maksimal karena dipengaruhi kondisi cuaca, sehingga pasokan berkurang dan harga masih tinggi,” tambahnya.

Sementara itu, untuk komoditas daging sapi, Diskumperindag mencatat adanya penurunan harga. Jika sebelumnya mencapai Rp 140 ribu per kilogram, kini turun menjadi Rp 130 ribu per kilogram. Sedangkan, harga telur ayam, tomat dan daging ayam terpantau masih stabil dan berada pada kisaran harga normal.

Meski terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan, Rico menghimbau masyarakat agar tidak panik. Sebab, fluktuasi harga yang terjadi setelah perayaan hari besar keagamaan masih tergolong wajar.

Serta, pihak Diskumperindag Kabupaten Buol, juga memastikan akan terus melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok di pasar, guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....