BPS Buol Gelar Pelatihan bagi 165 Mitra demi Samakan Konsep Sensus Ekonomi 2026

  • 04 Jun 2026 17:04 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, BUOL - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Buol secara resmi memulai rangkaian pelatihan bagi para calon petugas Sensus Ekonomi 2026. Langkah ini diambil sebagai bekal krusial sebelum para petugas diterjunkan langsung ke lapangan guna melakukan pendataan.

Ketua Sensus Ekonomi 2026 BPS Kabupaten Buol, Muhammad As’ad Syafran, menjelaskan bahwa pembekalan materi ini bertujuan agar seluruh petugas memiliki pemahaman yang seragam mengenai konsep dan definisi yang digunakan dalam sensus.

"Petugas dibekali dulu dengan materi-materi agar konsep dan definisi itu seragam, bukan memakai konsep masing-masing. Jadi konsepnya diketahui bersama," ujar As'ad saat ditemui di lokasi kegiatan. Kamis 4 Juni 2026

Untuk memastikan materi tersampaikan dengan optimal, BPS Kabupaten Buol membagi rangkaian pelatihan ini ke dalam tiga gelombang, di mana masing-masing gelombang akan memakan waktu selama tiga hari. Gelombang pertama dilaksanakan pada tanggal 3, 4, dan 5; disusul gelombang kedua pada tanggal 7, 8, dan 9; serta gelombang ketiga yang akan berlangsung pada tanggal 10, 11, dan 12. Pembagian ini dilakukan agar proses transfer ilmu dan penyamaan persepsi mengenai konsep sensus dapat berjalan lebih fokus dan efektif.

Muhammad As’ad Syafran menambahkan bahwa total mitra yang terdaftar untuk menyukseskan agenda nasional Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Buol ini mencapai 165 orang. Khusus untuk gelombang pertama yang sedang berjalan hari ini, tercatat ada sekitar 58 mitra yang hadir dan ikut serta secara aktif dalam pelatihan. Seluruh peserta diharapkan mampu menyerap materi dengan baik demi menjaga akurasi data saat terjun ke lapangan nanti.

Pihak BPS menekankan betapa pentingnya proses pelatihan ini. Mengingat Sensus Ekonomi merupakan acuan penting bagi kebijakan pembangunan daerah dan nasional, akurasi data yang dihimpun oleh petugas di lapangan menjadi harga mati.

As'ad berharap seluruh calon petugas dapat mengikuti setiap sesi pelatihan dengan serius dan penuh perhatian.

"Harapannya, calon petugas bisa mengikuti pelatihan dengan baik agar konsep-konsepnya dipahami dengan baik. Karena kalau salah sedikit, salah semua itu data," pungkasnya dengan tegas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....