Polres Tolitoli Komitmen Berantas Narkoba di Tolitoli

  • 30 Mei 2026 17:39 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli - Sebagai bentuk keprihatinan sekaligus menindaklanjuti aspirasi masyarakat terkait maraknya peredaran dan penyalahgunaan narkotika, khususnya di Desa Lingadan, Kecamatan Dakopemean, Kepala Desa Lingadan secara resmi menyurati Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Tengah.

Kepala Desa Lingadan, Masyuri, menyebut langkah tersebut diambil karena peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayahnya sudah sangat mengkhawatirkan. Menurutnya, maraknya penyalahgunaan sabu-sabu berdampak pada meningkatnya kasus kriminalitas, terutama pencurian yang terjadi di desa.

"Setiap ada kasus pencurian, alasan pelaku karena ingin membeli sabu-sabu. Ini sangat meresahkan masyarakat," ujar Masyuri.

Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah desa dalam menyikapi kondisi tersebut. Mulai dari memberikan imbauan melalui kegiatan keagamaan hingga menggelar kegiatan olahraga seperti sepak bola dan bola voli agar generasi muda memiliki aktivitas positif dan menjauhi penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak diri serta masa depan mereka.

Sementara itu, Kapolres Tolitoli, AKBP Raden Real Mahendra, saat diwawancarai RRI terkait langkah Kepala Desa Lingadan tersebut mengatakan bahwa Polres Tolitoli, khususnya Satuan Reserse Narkoba, tetap memberikan perhatian serius terhadap persoalan narkotika.

Menurut Kapolres, dalam penanganan kasus narkotika diperlukan adanya barang bukti yang ditemukan pada tersangka sehingga proses hukum dapat dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kapolres Tolitoli juga memberikan apresiasi terhadap kepedulian seluruh pihak dalam upaya pemberantasan narkoba. Ia menegaskan pihak kepolisian siap menerima laporan maupun aduan masyarakat melalui layanan Call Center 110.

Sebagai bentuk respons terhadap maraknya peredaran narkoba, Sat Res Narkoba Polres Tolitoli telah menangkap satu tersangka pengedar sabu-sabu di Desa Lingadan serta satu tersangka lainnya di wilayah Kecamatan Dondo pada 27 Mei 2026.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....