Pergaulan dan Gaya Hidup Jadi Faktor Pemicu Penyalahgunaan Narkotika di Kalangan
- 26 Mei 2026 12:40 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli — Penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda masih menjadi tantangan serius di Kabupaten Tolitoli. Faktor pergaulan dan gaya hidup dinilai menjadi penyebab utama yang mendorong anak muda terjerumus dalam penyalahgunaan barang terlarang tersebut.
Jaksa Fungsional pada Cabang Kejaksaan Negeri Tolitoli di Bangkir, Bayu Fadli Irmawan, S.H., mengungkapkan bahwa lingkungan sosial memiliki pengaruh besar terhadap perilaku remaja dan pemuda. Karena itu, pengawasan keluarga serta lingkungan sekitar menjadi faktor penting dalam mencegah penyalahgunaan narkotika.
“Anak muda terpapar narkotika di antaranya karena pergaulan dan gaya hidup. Misalnya bagaimana lingkungan sekitar dan bagaimana pergaulan mereka sehari-hari. Hal-hal tersebut menjadi faktor yang cukup berpengaruh,” ujar Bayu saat memberikan keterangan di Tolitoli, Senin (25/5/2026).
Ia menjelaskan bahwa upaya pencegahan tidak cukup hanya melalui penyuluhan. Penegakan hukum yang tegas juga diperlukan untuk memberikan efek jera kepada pelaku serta memutus rantai peredaran narkotika di tengah masyarakat.
Selain melaksanakan sosialisasi kepada pelajar dan masyarakat, Kejaksaan Negeri Tolitoli juga terus melakukan penindakan terhadap berbagai perkara yang berkaitan dengan tindak pidana narkotika sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“Selain sosialisasi, tentunya kami juga melakukan penindakan. Kejaksaan Negeri Tolitoli telah melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap perkara-perkara yang kami tangani,” katanya.
| Baca juga: Kejaksaan Toli-Toli Ingatkan Bahaya Narkoba |
Bayu menambahkan, dari sejumlah perkara pidana yang diproses, seperti kasus pencurian maupun penganiayaan, tidak sedikit yang memiliki keterkaitan dengan penyalahgunaan narkotika. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa dampak narkoba dapat memicu berbagai bentuk tindak kriminal lainnya.
“Dari beberapa perkara yang ada, salah satunya kasus pencurian dan penganiayaan, semuanya biasanya bermuaranya dari narkotika. Ini yang menjadi perhatian bersama karena dampaknya meluas ke berbagai tindak pidana,” jelasnya.
Menurutnya, pemberantasan narkotika membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Orang tua, guru, tokoh masyarakat, hingga aparat penegak hukum harus bekerja sama dalam memberikan edukasi serta menciptakan lingkungan yang sehat bagi generasi muda.
Melalui langkah pencegahan yang berkelanjutan dan penindakan yang konsisten, Kejaksaan berharap angka penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Tolitoli dapat ditekan sehingga generasi muda terhindar dari pengaruh negatif yang mengancam masa depan mereka.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....