Kelurahan Baru Fasilitasi Coaching Clinic SIKS-NG se-Kecamatan Baolan

  • 13 Mei 2026 18:00 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli - Kelurahan Baru memfasilitasi pelaksanaan Coaching Clinic Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) bagi operator desa dan kelurahan se-Kecamatan Baolan, Rabu, 13 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung di Kantor Kelurahan Baru itu dimulai pukul 09.00 hingga 13.30 WITA.

Kegiatan tersebut diikuti operator desa dan kelurahan, pendamping sosial, serta pejabat fungsional dari Dinas Sosial Kabupaten Tolitoli. Coaching clinic dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kapasitas operator dalam pengelolaan data kesejahteraan sosial dan penanganan persoalan bantuan sosial di masyarakat.

Hadir sebagai instruktur dalam kegiatan itu Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Tolitoli Tri Wahyudi, Penyuluh Sosial Ahli Muda Dinsos Arifuddin Biki, serta Ketua Tim SDM Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Tolitoli Syamsinar Yonas.

Pelaksanaan coaching clinic difokuskan pada penyelesaian berbagai kendala yang kerap dihadapi operator desa dan kelurahan dalam penggunaan aplikasi SIKS-NG. Sejumlah materi yang dibahas antara lain bantuan sosial gagal verifikasi rekening, perpindahan domisili penerima manfaat, monitoring penyaluran bantuan sosial, hingga pemanfaatan berbagai fitur dalam aplikasi SIKS-NG.

Lurah Baru Moh. Amin mengatakan kegiatan tersebut digelar karena masih banyak persoalan masyarakat terkait bantuan sosial dan tingkat kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang belum dapat diselesaikan secara maksimal oleh operator desa maupun kelurahan.

“Masih ada beberapa persoalan yang dianggap di luar kewenangan operator. Daripada hanya dilakukan bimbingan secara online yang terkadang kurang dipahami, kami berinisiatif melaksanakan coaching clinic secara tatap muka agar permasalahan bisa dibahas langsung,” ujar Moh. Amin.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tolitoli Muhajir dalam sambutan pembukaan menegaskan bahwa pemerintah desa melalui operator desa memiliki peran penting dalam pengelolaan DTSEN. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana penyamaan persepsi antara pemerintah desa, operator SIKS-NG, pendamping sosial, dan Dinas Sosial.

Muhajir juga menyoroti penonaktifan sebanyak 2.026 penerima PBI-JK di Kabupaten Tolitoli yang menjadi tantangan tersendiri bagi operator desa dalam menghadapi pengaduan masyarakat serta proses reaktivasi bantuan tersebut.

“Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin koordinasi dan kolaborasi sehingga tercapai sinergi pemutakhiran data, koordinasi verifikasi, serta pembagian wewenang yang jelas sehingga tidak lagi saling menyalahkan atau melempar tanggung jawab yang akhirnya membingungkan warga maupun KPM,” kata Muhajir.

Ia turut mengapresiasi Pemerintah Kelurahan Baru, khususnya Lurah Baru Moh. Amin, yang telah memprakarsai sekaligus memfasilitasi pelaksanaan coaching clinic tersebut. Menurutnya, inisiatif itu menjadi bentuk dukungan nyata dalam memperkuat kapasitas operator desa dan kelurahan dalam pengelolaan data kesejahteraan sosial.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Tim SDM PKH Kabupaten Tolitoli Syamsinar Yonas menyampaikan masih banyak hambatan yang dihadapi pendamping sosial di lapangan. Ia juga meluruskan anggapan masyarakat bahwa pendamping sosial menentukan desil maupun penerima bantuan sosial.

“Tugas pendamping sosial bukan menentukan desil maupun menetapkan penerima bantuan sosial, melainkan melakukan pendampingan dan verifikasi di lapangan melalui ground check, memfasilitasi edukasi dan peningkatan kapasitas KPM, serta menjembatani koordinasi antara masyarakat, pemerintah desa, dan Dinas Sosial agar penyaluran bantuan sosial berjalan tepat sasaran,” ungkap Syamsinar.

Melalui coaching clinic tersebut, Dinas Sosial Kabupaten Tolitoli berharap operator desa dan kelurahan semakin memahami tugas serta perannya dalam pengelolaan data kesejahteraan sosial. Dengan peningkatan kapasitas itu, operator diharapkan mampu membantu pemerintah desa dalam pembaruan DTSEN, pengusulan bantuan sosial, serta penyelesaian berbagai persoalan masyarakat secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....