Lapas Parigi Siap Tindak Lanjuti Arahan Menteri di Rapat Anev TW I 2026
- 05 Mei 2026 13:41 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Parigi Moutong - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Parigi, Fentje Mamirahi, bersama jajaran pejabat struktural, mengikuti Rapat Analisis dan Evaluasi (Anev) Capaian Kinerja Triwulan I Tahun 2026 secara virtual pada Selasa, 5 Mei 2026. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) dan membahas capaian kinerja Inspektorat Jenderal secara komprehensif.
Dalam arahannya, Menteri Kemenimipas, Agus Andrianto, menekankan pentingnya penguatan fungsi Kehumasan yang akan dibentuk menjadi struktur jabatan lebih spesifik, independen, dan linier mulai dari tingkat pusat hingga daerah. Selain itu, Menteri juga menyoroti penertiban kepemilikan aset negara di lingkungan Pemasyarakatan dan Imigrasi agar pendataannya lebih jelas.
Menteri Agus menegaskan bahwa pegawai bermasalah yang tidak dapat dibina di daerah akan ditarik ke pusat untuk mendapatkan pembinaan langsung. Hal ini menjadi langkah strategis dalam menjaga integritas dan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN).
Rapat Anev juga memaparkan hasil pengawasan Inspektorat Jenderal yang fokus pada empat prioritas utama serta pendampingan pada sebelas program prioritas lainnya. Terkait kedisiplinan ASN, tercatat sepanjang Januari hingga April 2026 telah diterbitkan 226 ekstrak putusan hukuman disiplin, mayoritas pelanggaran dilakukan oleh pegawai Pemasyarakatan berupa ketidakhadiran dan pelanggaran SOP.
Profil pelanggar menunjukkan 94% adalah laki-laki dengan rentang usia 31-40 tahun, dan 62% berada pada level pelaksana operasional. Sebagai tindakan tegas, 34 pegawai telah diberhentikan karena tidak masuk kerja dan kasus pidana, sementara 63 pegawai lain tengah berhadapan dengan hukum, didominasi perkara narkotika.
Sektor pengelolaan keuangan negara juga mendapat perhatian. Rapat menyoroti pentingnya perbaikan laporan keuangan untuk menghindari risiko opini BPK Tidak Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Langkah perbaikan mencakup penguatan pengendalian internal, manajemen risiko, serta peningkatan kapasitas SDM pengelola keuangan.
Menanggapi arahan dan evaluasi tersebut, Kepala Lapas Parigi, Fentje Mamirahi, menegaskan komitmennya. “Kami di Lapas Parigi berkomitmen penuh menindaklanjuti arahan Bapak Menteri. Evaluasi terkait kedisiplinan, penertiban aset, pengelolaan keuangan, hingga penguatan humas akan segera kami pedomani guna mencegah pelanggaran serta meningkatkan pelayanan pemasyarakatan yang prima,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....