BGN Tutup 9 Dapur SPPG di Buol
- 02 Mei 2026 15:29 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli – Badan Gizi Nasional (BGN) menutup sementara sembilan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Buol. Penutupan dilakukan karena delapan dapur belum memiliki instalasi pengolahan air limbah (IPAL), sementara satu dapur lainnya ditutup akibat kejadian luar biasa (KLB) yang terjadi beberapa waktu lalu.
Koordinator Wilayah BGN Kabupaten Buol, Tuhonisman Laia, menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil setelah dilakukan pengamatan langsung di lapangan. Hasilnya menunjukkan sejumlah dapur belum memenuhi standar yang telah ditetapkan.
“Temuan ini kemudian kami laporkan ke BGN pusat dan berujung pada rekomendasi penutupan sementara, sambil dilakukan pembenahan fasilitas, khususnya IPAL,” ujar Tuhonisman Laia kepada RRI, Sabtu (2/5/2026).
Ia menambahkan, sembilan dapur yang ditutup tersebar di beberapa kecamatan, diantaranya Kecamatan Biau, Bokat, dan Karamat. Meski demikian, dalam waktu dekat beberapa dapur dipastikan akan kembali beroperasi setelah proses perbaikan selesai dilakukan.
Di sisi lain, program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah tersebut belum dirasakan merata oleh seluruh siswa. Kepala SDN 11 Biau, Zumrah Nadjamuddin, mengungkapkan bahwa sejak program diluncurkan, ratusan siswanya belum pernah menerima manfaat MBG.
“Padahal sekolah kami berada di pusat ibu kota Kabupaten Buol, tetapi hingga kini belum tersentuh program MBG,” katanya.
Ia juga menyebutkan masih ada sejumlah sekolah dasar lain di wilayah ibu kota kabupaten yang mengalami kondisi serupa. Zumrah berharap, setelah dapur SPPG kembali beroperasi, para siswa di SDN 11 Biau bisa segera merasakan manfaat program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut.
“Harapan kami, ketika dapur sudah dibuka kembali, siswa kami bisa mendapatkan jatah MBG seperti sekolah lainnya,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....