Bupati Parigi Moutong Lepas Jenazah Korban Pohon Tumbang di Palu

  • 14 Apr 2026 10:49 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Parigi Moutong - Suasana haru menyelimuti selasar RSUD Undata Palu pada Senin sore, 13 April 2026. saat Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, meninggalkan kegiatan HUT ke-62 Provinsi Sulawesi Tengah untuk menghadiri prosesi pelepasan jenazah korban tragedi pohon tumbang di Jalan Lida Gimba.

Korban atas nama Juita dinyatakan meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan intensif. Sebelumnya, almarhumah dirujuk dari RSUD Anuntaloko Parigi ke RSUD Undata Palu. Kepergiannya menambah duka mendalam, setelah sebelumnya seorang balita, Eizan Alfariq Ramadhan, juga meninggal dunia akibat insiden yang sama.

Bupati Erwin Burase yang hadir langsung bersama istri menyampaikan rasa duka mendalam atas musibah tersebut. Ia mengaku masih sempat berbincang dengan almarhumah saat menjenguk di rumah sakit sehari sebelum meninggal. “Kemarin waktu kami jenguk di rumah sakit, almarhumah sempat mengobrol dengan saya. Saya sungguh tidak menyangka,” ujarnya dengan suara bergetar.

Dari sisi medis, dokter spesialis bedah dr. Maynard Maramis, Sp.B menjelaskan bahwa benturan keras akibat kejadian menyebabkan kerusakan serius pada organ dalam, termasuk usus halus dan limpa. Kondisi pasien terus menurun pasca operasi hingga diduga mengalami serangan jantung mendadak.

Pihak rumah sakit menyebut tindakan operasi darurat telah dilakukan segera setelah pasien masuk penanganan intensif. Atas permintaan keluarga, jenazah tidak disemayamkan lama di ruang jenazah rumah sakit dan langsung dipulangkan ke kampung halaman di Desa Boyantongo, Kecamatan Parigi Selatan.

Bupati juga memberikan apresiasi terhadap cepatnya respons tenaga medis dalam menangani korban. “Dokter menyampaikan bahwa belum cukup 24 jam dirawat, tindakan operasi sudah dilakukan. Ini adalah bentuk keseriusan pelayanan yang luar biasa,” kata Bupati Erwin Burase.

Atas nama pemerintah daerah, Bupati menyampaikan belasungkawa mendalam atas dua korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Pemerintah dan masyarakat Parigi Moutong berharap keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan, sementara korban diharapkan mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....