Hari Perempuan Internasional: Kisah Diana, Berjuang untuk Anak

  • 08 Mar 2026 19:20 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli - Dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional yang diperingati setiap 8 Maret, kisah perjuangan perempuan dalam menjalani berbagai peran kembali menjadi sorotan. Salah satunya datang dari Diana (44), seorang ibu rumah tangga yang menjalani dua pekerjaan sekaligus demi masa depan anak-anaknya.

Di siang hari, Diana bekerja sebagai kurir online, mengantarkan berbagai pesanan pelanggan. Sementara pada malam hari, ia melanjutkan aktivitasnya sebagai petugas dapur di program MBG, Rutinitas tersebut dijalankan hampir setiap hari.

Meski harus membagi waktu dan tenaga untuk dua pekerjaan, Diana mengaku tetap menjalani semuanya dengan penuh semangat. Baginya, masa depan anak-anak menjadi alasan utama untuk terus bertahan.

“Capek pasti ada, tapi yang bikin saya tetap kuat dan semangat itu karena saya selalu ingat masa depan anak-anak. Saya tidak mau apa yang pernah saya rasakan dulu, anak-anak saya juga merasakannya,” ujar Diana saat ditemui, Sabtu (8/3/2026).

Menurutnya, setiap tetes keringat yang ia keluarkan merupakan bentuk perjuangan agar anak-anaknya bisa memperoleh pendidikan yang lebih baik. Ia berharap suatu hari nanti anak-anaknya dapat meraih kesuksesan dan mengubah pandangan orang-orang yang selama ini meremehkan pekerjaannya.

“Harapan saya kedepan, anak-anak bisa sukses. Supaya orang-orang yang biasa memandang sebelah mata bisa terbuka matanya, bahwa seorang Diana yang cuma kurir bisa menyekolahkan anak-anaknya sampai sarjana,” katanya.

Diana juga berharap suatu saat dapat merasakan hasil dari jerih payahnya melalui keberhasilan anak-anaknya di masa depan.

“Semoga suatu hari nanti saya bisa merasakan hasil dari semua kerja keras ini lewat anak-anak saya,” ucapnya.

Terkait tantangan dalam pekerjaannya, Diana mengaku hingga saat ini tidak mengalami kendala berarti, baik saat bekerja sebagai kurir maupun saat menjalankan tugasnya di dapur MBG.

“Kalau pelanggan Alhamdulillah aman-aman saja. Pekerjaan di MBG juga Alhamdulillah tetap berjalan aman,” tuturnya.

Kisah Diana menjadi gambaran nyata semangat perempuan yang terus berjuang dalam keterbatasan. Di balik kelelahan yang harus dihadapi setiap hari, tersimpan harapan besar untuk masa depan keluarga yang lebih baik.

Pada momentum Hari Perempuan Internasional, perjuangan seperti yang dilakukan Diana menjadi pengingat bahwa peran perempuan tidak hanya penting di dalam keluarga, tetapi juga dalam membangun masa depan generasi berikutnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....