Gubernur Sulteng Ajak Generasi Muda Perangi Narkoba

  • 07 Mar 2026 13:56 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli - Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, bersama Wakil Gubernur Reny A. Lamadjido, menggelar Kegiatan Buka Puasa bersama bertajuk Sulteng Nambaso Bersama Masyarakat, yang dirangkaikan dengan sosialisasi bahaya narkoba di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Jumat, 6 Maret 2026.

Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid, mengajak seluruh pelajar untuk menyatakan perang terhadap narkoba. Hal itu, karena generasi muda kerap menjadi sasaran empuk peredaran narkotika sehingga diperlukan kesadaran dan komitmen bersama untuk melawannya.

Ia menjelaskan, gagasan penyelenggaraan buka puasa bersama di kawasan Jalan Sam Ratulangi tersebut, lahir dari diskusi bersama jajaran aparat keamanan.

“Sepanjang jalan hingga ke lokasi acara dipadati masyarakat, ini menunjukkan semangat kebersamaan dan kecintaan kita terhadap Sulawesi Tengah. Mudah-mudahan silaturahmi ini, semakin memperkuat persatuan kita semua,” ucap Gubernur Sulteng.

Secara khusus, dirinya juga menyampaikan pesan kepada para siswa SMA dan SMK yang hadir, serta menegaskan bahwa generasi muda saat ini merupakan calon pemimpin masa depan yang akan menentukan terwujudnya visi Indonesia Emas 2045 dan Sulawesi Tengah Emas 2045.

Menurutnya, ada tiga karakter utama yang harus dimiliki generasi muda agar mampu bersaing di masa depan, yakni karakter moral, karakter intelektual dan karakter kinerja.

“Pertama, adalah karakter moral, karena moral yang baik akan terbentuk melalui kedekatan dengan nilai-nilai agama, seperti menjaga shalat dan membaca Al-Qur’an bagi umat Islam. Kedua, karakter intelektual dengan terus menuntut ilmu sebanyak-banyaknya. Ketiga, karakter kinerja, yaitu kemampuan untuk bekerja keras dan berkarya,” sebutnya.

Gubernur, bahkan menekankan pentingnya peran hati dalam membentuk perilaku manusia dan mengingatkan bahwa hati yang baik akan melahirkan tindakan yang baik pula, sehingga pembinaan moral dan spiritual menjadi pondasi penting bagi generasi muda.

Sehingga, pihaknya mengajak para siswa untuk mendukung Program Gerakan Siswa Cinta Masjid, yang sebelumnya telah dicanangkan di Kabupaten Donggala dan berharap para pelajar membiasakan diri mencintai rumah ibadah sebagai bagian dari pembentukan karakter.

“Sulawesi Tengah, pernah dicap sebagai daerah dengan peredaran narkoba terbesar ketiga di Indonesia. Ini, tentu menjadi keprihatinan kita bersama. Karena itu saya mengajak anak-anakku semua menjadi pionir untuk melawan narkoba dan menjadikan Sulawesi Tengah bersih dari narkoba,” tegasnya.

Senada, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulawesi Tengah, Ferdinand Maksi Pasule, dalam sosialisasinya menegaskan bahwa narkoba merupakan ancaman serius, bagi generasi muda karena dapat merusak masa depan serta kualitas sumber daya manusia.

“Peredaran narkoba tidak akan berhenti, jika masih ada yang mengonsumsi. Karena itu peran keluarga, sekolah dan masyarakat sangat penting untuk membentengi generasi muda dari bahaya narkoba,” tambahnya.

Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah berharap tercipta sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, lembaga pendidikan dan masyarakat dalam membangun generasi muda yang berkarakter, berilmu, serta bebas dari narkoba demi mewujudkan Sulawesi Tengah yang maju dan sejahtera.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....