Rapat Forkopimda Buol Bahas Inflasi dan Stok Idulfitri

  • 07 Mar 2026 05:20 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Buol - Wakil Bupati Buol, Nasir Dj. Daimaroto, memimpin rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) guna memastikan stabilitas harga pangan serta keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Bupati Buol, pada Jumat, 6 Maret 2026 dan dihadiri sejumlah unsur pimpinan daerah serta instansi terkait.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Buol Ryan Nathaniel Kwendy, Wakapolres Buol Kompol Suraji, Kajari Buol Adieka Rahaditianto, Danposal Serma Rudi, Danramil Biau Kapten Inf. Suyadi, Ketua Pengadilan Negeri Abdul Gafur, serta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Dilansir dari laman media sosial resmi Diskominfo Buol, dalam arahannya, Wakil Bupati menekankan pentingnya langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok dan kelancaran distribusi energi selama Ramadhan hingga Idul Fitri. Ia meminta seluruh instansi terkait melakukan pemantauan intensif agar tidak terjadi kelangkaan maupun lonjakan harga yang dapat meresahkan masyarakat.

“Kita harus memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dengan harga yang stabil. Koordinasi antarinstansi harus diperkuat agar setiap potensi gangguan distribusi bisa diantisipasi lebih awal,” ujar Nasir Dj. Daimaroto dalam rapat tersebut.

Sementara itu, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan melaporkan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan cadangan pangan sebanyak 18,5 ton sebagai stok penyangga jika terjadi kondisi darurat. Meski demikian, kebutuhan beras masyarakat diperkirakan mencapai tambahan sekitar 300 ton setiap bulan untuk memenuhi konsumsi secara keseluruhan.

Kepala Dinas Perindagkop Buol, Agus Zainal Abidin, menyampaikan bahwa pihaknya akan memperkuat langkah pengendalian inflasi melalui pelaksanaan operasi pasar murah di sejumlah titik strategis. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 9 hingga 12 Maret 2026.

“Kami akan melaksanakan operasi pasar murah di beberapa titik strategis. Stok beras di gudang saat ini mencapai 6.805 ton, sehingga masyarakat tidak perlu panik karena ketersediaan bahan pokok dalam kondisi aman,” kata Agus.

Selain itu, distribusi LPG subsidi ukuran 3 kilogram juga menjadi perhatian utama dalam rapat. Pemerintah daerah telah membentuk satuan tugas (Satgas) hingga tingkat desa untuk memastikan penyaluran tepat sasaran. Berdasarkan kontrak terbaru, harga LPG subsidi direncanakan akan disesuaikan menjadi Rp30.000 per tabung setelah Lebaran.

Ketua DPRD Buol, Ryan Nathaniel Kwendy, dalam kesempatan tersebut menegaskan pentingnya pengawasan nyata di lapangan, khususnya terkait distribusi LPG subsidi. “Pengawasan distribusi LPG harus benar-benar dilakukan secara nyata di lapangan, bukan hanya menjadi pembahasan administratif,” tegasnya.

Melalui rapat Forkopimda ini, pemerintah daerah bersama unsur TNI-Polri dan instansi terkait menyimpulkan bahwa Kabupaten Buol siap menyambut Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah dengan kondisi stok pangan yang terkendali. Sinergi lintas sektor akan terus diperkuat untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan bahan pokok.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....