Pemprov Sulteng Apresiasi Keberhasilan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana
- 11 Feb 2026 16:29 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Pekerjaan Umum, khususnya Ditjen Bina Marga, atas keberhasilan pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi jalan serta jembatan pasca bencana gempa bumi, tsunami, dan likuifaksi tahun 2018.
Apresiasi tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Novalina, mewakili Gubernur Sulawesi Tengah, dalam Talkshow Kebijakan Umum Pasca Bencana Tsunami di Sulawesi Tengah. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Knowledge Sharing Pelaksanaan Rekonstruksi Jalan dan Jembatan Pasca Bencana 2018, yang digelar pada Rabu, 11 Februari 2026.
Dalam sambutannya, Novalina menyebut sejak awal bencana, Kementerian PU bergerak cepat menolong korban, menyalurkan bantuan, hingga memulihkan infrastruktur terdampak. Ia menegaskan, pengalaman pahit bencana 2018 menjadi pembelajaran penting bagi pemerintah provinsi serta kabupaten dan kota terdampak dalam menyusun perencanaan pembangunan berbasis mitigasi bencana.
“**Palu dan Sulawesi Tengah telah ditempa oleh bencana, sehingga luka-luka lama kini berangsur pulih dan menjadi kekuatan untuk bangkit lebih tangguh,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Jalan dan Jembatan Ditjen Bina Marga Oktaviano Dewo Satriyo menjelaskan, pemulihan infrastruktur di Palu dan sekitarnya menerapkan prinsip Build Back Better (BBB). Prinsip ini menekankan pembangunan kembali yang tidak hanya memulihkan kondisi semula, tetapi juga meningkatkan ketahanan, keberlanjutan, dan kualitas infrastruktur.
Di sisi lain, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sulawesi Tengah Bambang S. Razak melaporkan sejumlah paket fisik rehabilitasi dan rekonstruksi telah dilaksanakan. Proyek tersebut meliputi rehabilitasi ruas jalan dalam Kota Palu, rekonstruksi tanggul jalan Raja Moili–Cut Mutia dan Cumi-Cumi, rekonstruksi jalan Kalawara–Kulawi–Sirenja, pembangunan jembatan Huntap Tondo Talise, pembangunan akses utama kawasan Huntap, rekonstruksi jalan akses Danau Lindu, jalan lingkar dalam Kota Palu, hingga penggantian Jembatan Palu IV.
Keberhasilan rekonstruksi infrastruktur Sulawesi Tengah juga didukung oleh Japan International Cooperation Agency (JICA). Melalui kerja sama dengan Pemerintah Indonesia, JICA mempercepat pemulihan lewat proyek Infrastructure Reconstruction Sector Loan (IRSL) dengan menerapkan prinsip Build Back Better sebagai pedoman membangun kembali infrastruktur terdampak bencana.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....