Buol Perkuat Perlindungan Kepiting Tapal Kuda Langka
- 04 Feb 2026 09:36 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Buol – Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Buol terus memperkuat langkah-langkah preventif guna menjaga kelestarian ekosistem laut dari ancaman kepunahan. Salah satu fokus pembinaan diarahkan pada perlindungan spesies laut langka dan dilindungi, yakni kepiting tapal kuda, yang banyak ditemukan di kawasan pesisir Pantai Desa Umu, Kecamatan Paleleh.
Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Buol, Muhammad Fadli, mengatakan kepiting tapal kuda menjadi perhatian serius karena berpotensi tinggi mengalami eksploitasi berlebihan. Hal tersebut tidak terlepas dari nilai ekonomi darah biru kepiting tapal kuda yang sangat tinggi di pasar komersial, khususnya untuk kebutuhan dunia medis.
“Kami menekankan pentingnya perlindungan kepiting tapal kuda karena spesies ini rentan terhadap eksploitasi. Darah birunya memiliki nilai jual tinggi sehingga rawan dimanfaatkan secara tidak bertanggung jawab,” ujar Muhammad Fadli, Rabu (4/1/2026).
Ia menjelaskan, kepiting tapal kuda merupakan hewan purba yang telah hidup di bumi selama lebih dari 450 juta tahun. Spesies ini mampu bertahan melewati lima kali peristiwa kepunahan massal tanpa mengalami perubahan fisik yang signifikan, sehingga kerap dijuluki sebagai fosil hidup.
Melalui berbagai program edukasi dan pembinaan, Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Buol terus mengimbau masyarakat pesisir agar tidak menangkap, memperjualbelikan, maupun merusak habitat kepiting tapal kuda. Langkah ini diharapkan dapat menjaga keseimbangan ekosistem laut sekaligus memastikan keberlangsungan spesies langka tersebut di perairan Buol.
Muhammad Fadli menambahkan, upaya perlindungan biota laut tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan peran aktif seluruh lapisan masyarakat demi menjaga kelestarian sumber daya laut untuk generasi mendatang.red/Reynaldi
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....