BPBD Parigi Moutong Siaga Karhutla Desa Avolua
- 03 Feb 2026 17:13 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Parigi Moutong – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong masih bersiaga di lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Desa Avolua, Kecamatan Parigi Utara. Kesiapsiagaan tersebut dilakukan untuk memastikan api tidak kembali meluas serta mengantisipasi munculnya titik api baru di wilayah terdampak.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Parigi Moutong, Moh. Rivai, saat dihubungi RRI, Selasa (3/2/2026), menyampaikan bahwa hingga sore hari masih ditemukan beberapa titik api. Namun, seluruh titik api tersebut berhasil dipadamkan oleh tim pemadam kebakaran (Damkar).
Meski demikian, Rivai mengungkapkan kondisi cuaca yang berangin cukup kencang menjadi perhatian serius. Tiupan angin dikhawatirkan dapat memicu kembali munculnya api di titik-titik lain, meskipun sebagian besar area, khususnya di bagian bawah lokasi kebakaran, telah berhasil dikendalikan.
“Hingga sore ini memang masih ada beberapa titik yang terindikasi ada api, namun tim Damkar berhasil memadamkannya. Namun dengan kondisi cuaca yang banyak angin, dikhawatirkan api bisa kembali menyala di titik lainnya,” ujarnya.
Sebagai langkah antisipasi, tim Damkar terus melakukan pembasahan di sekitar lokasi karhutla guna mencegah api kembali menyala. Selain itu, tim gabungan tetap disiagakan selama 24 jam penuh meskipun kondisi api sudah dapat dikendalikan.
BPBD Parigi Moutong juga belum mendirikan tenda siaga di lokasi kejadian. Menurut Rivai, pihaknya masih memantau perkembangan situasi di lapangan. Apabila kondisi mengharuskan, tenda siaga rencananya akan didirikan di sekitar wilayah Toboli.
“Kami masih bersama tim TNI-Polri dan Damkar, namun untuk saat ini belum mendirikan tenda. Kami masih melihat perkembangan situasi dan kondisi di lapangan,” ungkapnya.
Dalam penanganan karhutla tersebut, BPBD Parigi Moutong bekerja sama dengan tim gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, dan Damkar. Sinergi lintas sektor ini dinilai efektif dalam mempercepat proses pemadaman serta pengamanan wilayah terdampak kebakaran.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....