Hari Hijab Sedunia Rayakan Toleransi dan Keberagaman Dunia
- 01 Feb 2026 16:26 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli - Setiap tanggal 1 Februari, dunia memperingati Hari Hijab Sedunia (World Hijab Day). Peringatan ini menjadi momentum global untuk meningkatkan kesadaran, toleransi, dan pemahaman terhadap perempuan Muslim yang mengenakan hijab, sekaligus merayakan keberagaman budaya di berbagai belahan dunia.
Hari Hijab Sedunia pertama kali diprakarsai pada tahun 2013 oleh Nazma Khan, seorang aktivis Muslimah asal New York. Tujuannya adalah mengajak perempuan non-Muslim untuk mencoba mengenakan hijab selama satu hari sebagai bentuk solidaritas serta upaya melawan stigma dan diskriminasi terhadap hijab.
Hijab tidak hanya berfungsi sebagai penutup aurat, tetapi juga mencerminkan identitas, budaya, dan nilai-nilai masyarakat setempat. Di berbagai negara, hijab hadir dalam beragam bentuk dan gaya yang unik.
Berikut beberapa macam-macam hijab di dunia:
1. Hijab (Timur Tengah & Asia Tenggara)
Bentuk paling umum yang menutupi rambut, leher, dan dada, namun tetap memperlihatkan wajah. Banyak digunakan di Indonesia, Malaysia, dan negara Timur Tengah.
2. Niqab (Arab Saudi & Negara Teluk)
Menutupi seluruh wajah kecuali mata, biasanya dipadukan dengan abaya berwarna gelap.
3. Chador (Iran)
Kain panjang berbentuk setengah lingkaran yang menutupi seluruh tubuh dari kepala hingga kaki, umumnya berwarna hitam.
4. Burqa (Afghanistan)
Menutupi seluruh tubuh dan wajah, termasuk mata yang dilapisi kain berjaring.
5. Shayla (Negara Teluk)
Selendang panjang yang dililitkan di kepala dan disematkan di bahu, memberi kesan sederhana dan elegan.
6. Al-Amira (Afrika Utara)
Hijab dua potong yang praktis, terdiri dari penutup kepala dan selendang pendek.
7. Turban (Afrika & Barat)
Dililit menyerupai sorban, populer di kalangan Muslimah modern dan sering dipadukan dengan busana kontemporer.
Peringatan Hari Hijab Sedunia menjadi pengingat bahwa hijab bukan simbol penindasan, melainkan pilihan pribadi yang sarat makna spiritual dan budaya. Melalui peringatan ini, diharapkan tercipta rasa saling menghormati dan pemahaman antar sesama di tengah keberagaman dunia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....