Harga Emas Antam Terus Mengalami Kenaikan

  • 30 Jan 2026 17:43 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menunjukkan tren penguatan yang terus berlanjut hingga Januari 2026, meskipun sesekali mengalami fluktuasi harian akibat dinamika pasar global dan nilai tukar rupiah.

Pada akhir Januari 2026, harga emas Antam tercatat menembus Rp 3 juta per gram, menandai posisi yang lebih tinggi dibanding beberapa periode sebelumnya. Data perdagangan sebelumnya juga menunjukkan kenaikan signifikan, termasuk peningkatan ratusan ribu rupiah dalam beberapa sesi.

Beberapa laporan lokal mencatat harga di Pegadaian untuk emas Antam 1 gram mencapai Rp 3.485.000, lebih tinggi dari perdagangan sebelumnya. Meski terdapat penurunan harian tertentu, seperti turun sekitar Rp 48.000 pada 30 Januari, tren umum sepanjang bulan tetap menunjukkan kecenderungan naik.

Pergerakan ini membuat sebagian investor lebih berhati-hati atau memilih melepas sebagian asetnya di pasar. Artinya, harga emas Antam secara umum terus menguat dalam beberapa bulan terakhir, meskipun tidak selalu naik setiap hari — fluktuasi ini wajar karena dipengaruhi oleh harga emas dunia dan nilai rupiah.

Kenaikan harga emas Antam tidak terjadi secara terpisah, tetapi dipengaruhi oleh faktor global dan domestik, antara lain:

  1. Harga Emas Dunia Menguat – Permintaan global terhadap emas sebagai aset “safe-haven” terus mendorong harga emas internasional.

  2. Ketidakpastian Ekonomi Global – Inflasi, tekanan pasar modal, dan geopolitik membuat investor mencari aset aman, termasuk emas.

  3. Pengaruh Rupiah – Saat rupiah melemah terhadap dolar AS, harga emas dalam rupiah otomatis naik meski harga emas dunia stabil.

  4. Permintaan Investor – Emas Antam dipilih untuk investasi maupun lindung nilai karena likuiditas tinggi dan mudah diperjualbelikan.

Sejak akhir 2025 hingga awal 2026, harga emas Antam menunjukkan tren kenaikan jangka panjang, beberapa kali mencapai level psikologis Rp 3 juta per gram. Meski fluktuatif, emas tetap menjadi instrumen investasi menarik bagi investor dan masyarakat umum, selama memahami risiko dan dinamika pasar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....