Pemda Buol Perkuat Peran Posyandu Cegah Stunting
- 28 Jan 2026 11:43 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID,Buol - Program percepatan pencegahan dan penurunan stunting terus dilakukan oleh pemerintah pusat, hingga ke daerah sebagai upaya membebaskan Indonesia dari permasalahan stunting. Pemerintah menargetkan, angka prevalensi stunting dapat ditekan hingga 14,4 persen pada tahun 2029.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Buol, dr. Ariyanto S. Panambang, mengatakan bahwa penanganan stunting membutuhkan upaya yang komprehensif dan berkelanjutan.
Menurutnya, langkah tersebut mencakup perbaikan asupan gizi, penerapan pola asuh yang benar, ketersediaan sanitasi dan air bersih, serta pelayanan kesehatan rutin seperti imunisasi dan pemantauan tumbuh kembang anak.
“Posyandu, memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam melakukan pengecekan kondisi kesehatan, pertumbuhan dan perkembangan bayi serta balita,” ujarnya, Rabu, 28 Januari 2026.
Sementara itu, Kepala Bidang Perlindungan Anak Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Buol, Ida Wahida, menyampaikan pihaknya berperan sebagai sekretariat dalam strategi penanganan stunting tahun 2026.
Ia juga menjelaskan, DP3AP2KB Kabupaten Buol, terus membangun komunikasi dan kolaborasi bersama lintas sektor, termasuk berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), yang masing-masing memfokuskan programnya untuk mendukung penanganan stunting.
“Kolaborasi lintas sektor, sangat penting agar program yang dijalankan dapat saling mendukung dan tepat sasaran,” tambahnya.
Selain itu, dirinya juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan stunting dengan mengikuti pendampingan keluarga melalui Tim Pendamping Keluarga (TPK). Masyarakat, diharapkan aktif mengikuti kegiatan edukasi gizi dan pola asuh yang benar.
Ida Wahida menambahkan, salah satu program utama yang terus digalakkan adalah Bina Keluarga Balita (BKB), yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan keluarga dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Dengan sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan dan masyarakat, diharapkan angka stunting di Kabupaten Buol dapat terus menurun seiring dengan target nasional yang telah ditetapkan.Red/Martina
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....