Satpol PP Buol Awasi Ketertiban Selama Ramadan 2026

  • 06 Mar 2026 10:42 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, BUOL - Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat (Tibumtranmas) Satpol PP Kabupaten Buol meningkatkan pengawasan intensif terhadap berbagai potensi pelanggaran ketertiban selama bulan suci Ramadhan. Fokus utama pengawasan kali ini meliputi pelanggaran K3 (Kebersihan, Keindahan, dan Ketertiban), tertib ternak, hingga aktivitas rumah makan yang menyalahi aturan.

Kepala Bidang Tibumtranmas, Heris Nasun Kadir, mengungkapkan bahwa pihaknya terus mengevaluasi titik-titik rawan pelanggaran, termasuk penggunaan bahu jalan dan praktik-praktik yang meresahkan masyarakat seperti Tempat usaha kuliner yang buka pada waktu puasa.

Terkait operasional tempat usaha kuliner, Heris menjelaskan bahwa meskipun teknis perizinan diatur oleh dinas terkait, pihaknya memiliki kewenangan dalam penegakan ketertiban jam operasional.

"Kami tidak melarang orang berjualan, namun ada jam-jam tertentu yang harus dipatuhi. Misalnya, baru diperbolehkan buka mulai pukul 15.00 WITA," tegas Heris dalam sesi wawancara bersama rri.co.id, Kamis, 05 Maret 2026.

Selain pembatasan jam, pengusaha rumah makan juga dihimbau untuk tidak berjualan secara vulgar atau terlalu terbuka. Penggunaan tirai atau penutup sangat disarankan sebagai bentuk penghormatan terhadap masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa.

Hingga saat ini, Satpol PP telah menemukan beberapa titik rumah makan yang kedapatan beroperasi di luar ketentuan. Untuk tahap awal, petugas baru memberikan teguran lisan secara persuasif.

Namun, Heris memperingatkan bahwa pihaknya tidak akan segan mengambil langkah hukum jika teguran tersebut diabaikan. Satpol PP telah berkoordinasi dengan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) untuk melakukan tindakan yang lebih berat.

"Jika di kemudian hari masih tidak mengindahkan himbauan, kami akan memasang police line (garis polisi) agar tidak mengulangi pelanggaran tersebut," tambahnya.

Menutup keterangannya, Heris mengajak seluruh pelaku usaha dan masyarakat untuk tetap menjaga komitmen dan toleransi antarumat beragama.

"Harapan kami agar tetap patuh pada aturan dan saling menghargai. Kita harus menjaga toleransi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, sehingga suasana Ramadhan tetap kondusif bagi semua," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....