HAN 2026, Tolitoli Perkuat Komitmen Penuhi Hak Anak
- 27 Jul 2026 14:19 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli – Pemerintah Kabupaten Tolitoli memperingati Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 dengan menggelar jalan sehat yang dipusatkan di Taman Kota Gaukan Muhammad Bantilan, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Tolitoli tersebut diikuti ratusan anak dari berbagai sekolah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta masyarakat.
Kegiatan berlangsung meriah dengan mengambil titik start dan finis di kawasan Taman Kota Gaukan Muhammad Bantilan. Selain menjadi ajang olahraga bersama, kegiatan ini juga menjadi wadah mempererat kebersamaan antara pemerintah, dunia pendidikan, orang tua, dan anak-anak dalam memperingati Hari Anak Nasional.
Peringatan HAN 2026 dihadiri langsung oleh Bupati Tolitoli H. Amran H. Yahya, Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, Dandim 1305/Buol-Tolitoli, Komandan Lanal Tolitoli, Kapolres Tolitoli, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), guru, orang tua, serta ratusan pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Tolitoli.
Dalam sambutannya, Bupati Tolitoli H. Amran H. Yahya mengatakan peringatan Hari Anak Nasional tahun ini mengusung tema "Sayangi Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan." Menurutnya, tema tersebut menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memenuhi hak-hak anak sekaligus memberikan perlindungan dari berbagai bentuk kekerasan.
"Melalui momentum Hari Anak Nasional ini, mari kita bersama-sama memenuhi hak-hak anak, melindungi mereka dari berbagai bentuk kekerasan, serta menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang generasi penerus bangsa secara optimal," ujar Amran.
Ia menjelaskan terdapat lima hak dasar anak yang harus dipenuhi, yakni hak untuk bermain, memperoleh pendidikan, mendapatkan perlindungan, memiliki identitas diri, serta memperoleh layanan kesehatan dan makanan bergizi. Menurutnya, pemenuhan hak-hak tersebut menjadi pondasi penting dalam mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter.
"Anak-anak adalah harapan bangsa dan daerah ini di masa depan. Karena itu, seluruh pihak memiliki tanggung jawab untuk memastikan mereka tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, dan penuh kasih sayang," katanya.
Bupati juga mengajak para orang tua, guru, dan seluruh masyarakat untuk terus menanamkan nilai-nilai gotong royong kepada anak sejak usia dini. Menurutnya, kebiasaan sederhana seperti menjaga kebersihan lingkungan, membuang sampah pada tempatnya, serta peduli terhadap lingkungan sekitar akan membentuk karakter anak hingga dewasa.
"Kebiasaan baik yang diajarkan sejak kecil akan menjadi karakter hingga mereka dewasa. Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan harus terus ditanamkan agar lahir generasi yang bertanggung jawab terhadap diri sendiri maupun masyarakat," tambahnya.
Selain jalan sehat, rangkaian peringatan Hari Anak Nasional di Kabupaten Tolitoli juga diisi dengan berbagai kegiatan edukatif dan hiburan. Anak-anak menampilkan tari kreasi, mengikuti edukasi pemilahan sampah yang disampaikan guru sekaligus praktisi lingkungan, Yohana, serta berpartisipasi dalam berbagai permainan yang menumbuhkan semangat kebersamaan.
Panitia turut menyediakan puluhan hadiah undian bagi peserta jalan sehat sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Tolitoli berharap peringatan Hari Anak Nasional tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, ramah, dan berpihak kepada anak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....