Bawaslu Tolitoli Edukasi Jemaat Gereja Bukit Zaitun Soal Kepemiluan
- 20 Jul 2026 15:54 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tolitoli menggelar sosialisasi kepemiluan kepada jemaat Gereja Protestan Indonesia di Buol Tolitoli (GPIBT) Bukit Zaitun Kilometer 2. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai hak dan kewajiban sebagai pemilih sekaligus mendorong partisipasi aktif dalam proses demokrasi.
Sosialisasi yang berlangsung pada Minggu (19/7/2026) itu dihadiri oleh jemaat GPIBT Bukit Zaitun Kilometer 2. Bawaslu memanfaatkan kegiatan tersebut untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kualitas demokrasi sejak dini, meskipun tahapan Pemilu maupun Pilkada belum dimulai.
Ketua Bawaslu Kabupaten Tolitoli, Fajar Syadik, mengatakan edukasi kepemiluan merupakan salah satu tugas Bawaslu dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap proses demokrasi. Menurutnya, peran masyarakat sangat penting untuk mendukung penyelenggaraan Pemilu yang berkualitas.
"Kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab kami dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, meskipun tahapan Pemilu maupun Pilkada belum dimulai," ujar Fajar Syadik.
Ia menjelaskan, selain melakukan pengawasan, Bawaslu bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) juga terus mengawal proses pemutakhiran data pemilih. Langkah tersebut dilakukan agar setiap warga negara yang memenuhi syarat dapat terdaftar sebagai pemilih pada Pemilu maupun Pilkada mendatang.
"Kami terus mengingatkan masyarakat agar memastikan dirinya telah terdaftar sebagai pemilih. Selain itu, masyarakat juga diharapkan aktif melaporkan apabila ada anggota keluarga yang telah meninggal dunia, sehingga data pemilih dapat terus diperbarui dan akurat," katanya.
Menurut Fajar, keakuratan data pemilih merupakan salah satu fondasi utama dalam mewujudkan Pemilu yang transparan, berintegritas, jujur, dan adil. Oleh karena itu, partisipasi masyarakat dalam proses pemutakhiran data menjadi faktor yang sangat menentukan keberhasilan penyelenggaraan pesta demokrasi.
Ia juga menegaskan bahwa sistem demokrasi di Indonesia memberikan hak kepada setiap warga negara untuk memilih pemimpin secara langsung. Karena itu, edukasi kepemiluan harus terus dilakukan kepada seluruh lapisan masyarakat agar kesadaran politik masyarakat semakin meningkat.
Sementara itu, Pendeta GPIBT Bukit Zaitun Kilometer 2, Pdt. C.A. Montol, S.Th., menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan sosialisasi tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini memberikan pemahaman yang lebih luas kepada jemaat mengenai pentingnya menjaga kualitas demokrasi dan menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab.
"Sebagai bagian dari masyarakat, bangsa, dan negara, warga gereja memiliki tanggung jawab untuk ikut menyukseskan setiap pelaksanaan demokrasi. Karena itu kami menyambut baik sosialisasi kepemiluan yang dilaksanakan Bawaslu," kata Pdt. C.A. Montol.
Melalui kegiatan tersebut, Bawaslu Kabupaten Tolitoli berharap kesadaran masyarakat terhadap hak dan kewajibannya sebagai pemilih terus meningkat. Dengan dukungan data pemilih yang akurat serta partisipasi masyarakat yang aktif, pelaksanaan Pemilu dan Pilkada mendatang diharapkan berlangsung secara demokratis, jujur, adil, serta menghasilkan pemimpin yang memiliki legitimasi kuat dari rakyat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....