Stok Beras Tolitoli Aman Meski Dibayangi Ancaman El Nino
- 09 Jul 2026 12:35 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli – Ancaman fenomena El Nino ekstrem yang berpotensi memicu kekeringan berkepanjangan belum memberikan dampak signifikan terhadap sektor pertanian di Kabupaten Tolitoli. Pemerintah daerah memastikan ketersediaan stok beras masih dalam kondisi aman sehingga kebutuhan masyarakat diperkirakan tetap terpenuhi hingga akhir tahun 2026.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tolitoli, Muhammad Tang Haji Yahya, mengatakan hasil koordinasi dengan Perum Bulog menunjukkan stok beras yang tersedia saat ini mencapai lebih dari 3.000 ton.
Menurutnya, jumlah tersebut diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga Desember 2026. Bahkan, stok diproyeksikan terus bertambah seiring masih berlangsungnya aktivitas pengolahan lahan, penanaman, hingga panen padi di sejumlah wilayah Kabupaten Tolitoli.
Muhammad Tang Haji Yahya menjelaskan, meskipun Indonesia menghadapi ancaman El Nino dan potensi kekeringan ekstrim, kondisi di Kabupaten Tolitoli masih relatif kondusif karena curah hujan masih terjadi di beberapa wilayah. Kondisi tersebut membuat aktivitas pertanian tetap berjalan normal sehingga belum berdampak terhadap produksi padi.
"Berdasarkan hasil koordinasi dengan Perum Bulog, stok beras di Kabupaten Tolitoli masih dalam kondisi aman. Saat ini tersedia lebih dari 3.000 ton dan diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga Desember 2026," ujar Muhammad Tang Haji Yahya saat diwawancarai RRI, Rabu (8/7/2026).
Untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memperkuat ketahanan pangan, Dinas Ketahanan Pangan bersama Perum Bulog akan menggelar Gerakan Pangan Murah pada Agustus 2026. Program tersebut akan memanfaatkan Beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) dan diprioritaskan bagi kecamatan yang dinilai rawan pangan.
"Gerakan Pangan Murah akan dilaksanakan pada Agustus mendatang dengan memanfaatkan Beras Cadangan Pangan Pemerintah. Program ini diprioritaskan bagi wilayah yang rawan pangan sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan," tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Tolitoli juga menghimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying. Sementara itu, pelaku usaha diminta tidak menaikkan harga pangan secara tidak wajar. Pengawasan melalui inspeksi mendadak (sidak) oleh Satgas Pangan akan terus dilakukan secara rutin guna memastikan pasokan tetap tersedia dan harga pangan tetap stabil.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....