Dampak Kemarau, Kebakaran Lahan Terjadi di KM 2 Sidoarjo
- 17 Apr 2026 14:04 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID,Tolitoli – Memasuki musim kemarau dengan cuaca panas terik, masyarakat diingatkan untuk mewaspadai potensi kebakaran, baik hutan, lahan, maupun permukiman. Hal ini menyusul terjadinya kebakaran lahan di KM 2, Kelurahan Sidoarjo, Jumat siang kemarin.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) Tolitoli, Kasmir Ibrahim, di lokasi kejadian kepada RRI menjelaskan bahwa kebakaran dipicu oleh aktivitas pembakaran sampah yang dilakukan warga, kemudian ditinggalkan dalam kondisi masih menyala.
Ia menyebut, akibat cuaca panas disertai hembusan angin, api dengan cepat merambat ke rumput kering serta rumpun bambu di sekitar lokasi. Kobaran api sempat membesar dan membakar beberapa pohon cengkeh milik warga.
Beruntung, laporan cepat dari masyarakat membuat petugas segera melakukan pemadaman sehingga api berhasil dikendalikan dan tidak meluas ke area lain.
| Baca juga: Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional 2026 |
"masyarakat agar lebih berhati-hati di tengah kondisi cuaca panas saat ini. Warga diminta meningkatkan kewaspadaan, baik saat memasak di rumah, menggunakan peralatan listrik, maupun saat beraktivitas di kebun"Imbau Kasmir Jumat(17 april 2026)
Ia juga menegaskan agar masyarakat tidak melakukan pembakaran rumput atau sampah sembarangan karena berisiko memicu kebakaran yang dapat menjalar ke area lain. Tercatat, sepanjang tahun 2026 ini sudah dua kali terjadi kebakaran kebun di wilayah Tolitoli.
Sementara itu, kondisi cuaca di wilayah Indonesia bagian tengah dan timur, termasuk Tolitoli, saat ini dipengaruhi fenomena El Nino lemah yang ditandai dengan berkurangnya curah hujan. Suhu udara berkisar antara 23 hingga 32 derajat Celcius, dengan kelembaban 50 hingga 80 persen serta kecepatan angin antara 10 hingga 17 kilometer per jam. Kondisi ini turut meningkatkan risiko terjadinya kebakaran di musim kemarau.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....