Stok Pangan di Tolitoli Aman Pasca Idulfitri, Warga Diminta Tidak Panic Buying
- 08 Apr 2026 12:59 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID,Tolitoli – Pasca Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, ketersediaan stok pangan di Kabupaten Tolitoli dipastikan masih dalam kondisi aman dan mencukupi, termasuk untuk menghadapi potensi cuaca El Nino atau musim kemarau.
Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tolitoli, Andi Agus Salim, kepada RRI. Ia menegaskan bahwa cadangan pangan, khususnya beras, saat ini berada dalam kondisi yang sangat memadai.
Berdasarkan data, stok beras di gudang Bulog tercatat sekitar 3.226 ton. Jumlah tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga enam bulan ke depan.
“Stok yang ada masih akan terus bertambah, mengingat saat ini Kabupaten Tolitoli tengah memasuki masa panen raya yang otomatis memperkuat cadangan pangan daerah,” jelasnya.Selaa( 7 April 2026)
Dengan kondisi tersebut, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan aksi borong atau menimbun bahan kebutuhan pokok. Warga diminta membeli sesuai kebutuhan guna menjaga stabilitas distribusi dan harga pangan.
Sementara itu, terkait potensi dampak cuaca El Nino atau musim kemarau terhadap ketahanan pangan, sejumlah langkah antisipasi telah disiapkan pemerintah daerah.
Di antaranya melalui optimalisasi lumbung pangan yang tersebar di beberapa desa dan kecamatan. Petani yang tengah memasuki masa panen raya juga diharapkan tidak menjual seluruh hasil panennya, melainkan menyimpan sebagian sebagai cadangan keluarga di lumbung pangan.
Selain itu, pemerintah juga mendorong pengembangan diversifikasi pangan lokal non-beras seperti ubi dan talas sebagai alternatif sumber pangan masyarakat.
Andi Agus Salim menambahkan, selain beras, stok komoditas lain seperti gula pasir juga masih tersedia di gudang Bulog. Sementara untuk minyak goreng jenis “Minyakita”, saat ini difokuskan untuk program bantuan pangan pemerintah.
Penyaluran bantuan tersebut kembali dilakukan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM), berupa beras 10 kilogram dan minyak goreng sebanyak 2 liter per bulan. Pemerintah berharap bantuan ini dapat membantu menjaga daya beli masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan di daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....