Tips Menghadapi Musim Kemarau agar Tetap Aman Sehat

  • 17 Apr 2026 09:20 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim kemarau yang diprediksi terjadi di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Sulawesi Tengah. Kondisi ini berpotensi memicu kekeringan, krisis air bersih, hingga meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan.

Sejumlah tips menghadapi musim kemarau yang dihimpun dari Dinas Kehutanan Kalimantan Tengah serta berbagai sumber ilmiah menekankan pentingnya pengelolaan sumber daya air secara bijak. Masyarakat dianjurkan membatasi penggunaan air, memperbaiki kebocoran pipa, serta memanfaatkan air bekas cucian untuk kebutuhan non-konsumsi seperti menyiram tanaman.

Selain itu, pembuatan infrastruktur sederhana seperti sumur resapan, embung, dan penampungan air hujan dinilai efektif sebagai cadangan air saat musim kering berlangsung. Upaya penghijauan juga menjadi kunci dalam menjaga ketersediaan air tanah, termasuk mempertahankan pohon lindung dan melakukan penanaman kembali di lingkungan sekitar.

Dari sisi kesehatan, masyarakat diimbau untuk meningkatkan konsumsi air putih guna mencegah dehidrasi, menggunakan tabir surya minimal SPF 30, serta menghindari paparan langsung sinar matahari dengan menggunakan pelindung seperti topi atau payung.

Sementara itu, sektor pertanian juga dituntut untuk beradaptasi. Berdasarkan berbagai kajian sosial ekonomi pertanian, petani dapat melakukan diversifikasi tanaman dengan beralih ke komoditas tahan kekeringan seperti jagung atau palawija lainnya. Pengelolaan irigasi yang efisien, penggunaan pupuk organik dan mulsa, serta penyesuaian waktu tanam menjadi strategi penting untuk menjaga produktivitas di tengah keterbatasan air.

Di sisi lain, masyarakat diingatkan untuk tidak melakukan pembakaran lahan atau sampah. Pasalnya, kondisi kering saat kemarau sangat rentan memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dapat berdampak luas terhadap lingkungan dan kesehatan.

Dengan kesiapsiagaan dan langkah mitigasi yang tepat, diharapkan masyarakat dapat menghadapi musim kemarau dengan lebih aman serta meminimalisir dampak yang ditimbulkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....