Paparan Digital Berlebihan Ganggu Kemampuan Fungsi Konsentrasi Manusia

  • 27 Feb 2026 10:56 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli — Kebiasaan mengonsumsi konten digital secara berlebihan dinilai berdampak signifikan terhadap menurunnya kemampuan fokus manusia. Hal tersebut disampaikan penulis dan pengusaha Okki Sutanto dalam konten edukatif di kanal YouTube Suara Berkelas.

Dalam tayangan tersebut, Okki mengutip hasil penelitian Gloria Mark, PhD, yang tertuang dalam buku Attention Span. Penelitian itu menunjukkan terjadinya penurunan drastis rentang perhatian manusia dalam dua dekade terakhir.

Pada 2004, rata-rata manusia masih mampu fokus selama 160 hingga 170 detik sebelum beralih ke informasi lain. Namun, angka tersebut turun menjadi 76 detik pada periode 2011–2012, dan kembali merosot hingga sekitar 46 detik pada rentang 2023–2024.

“Jadi semakin susah kita fokus, semakin susah kita bisa tidak terdistraksi untuk multitasking ke hal lain. Dan ini bikin perhatian kita juga jadi berkurang. Kita tidak lagi nyaman membaca yang panjang-panjang, artikel panjang, atau buku,” ujar Okki Sutanto.

Penurunan kemampuan fokus ini berdampak pada kesulitan membaca artikel panjang, memahami isi buku, hingga menyelesaikan tugas yang memerlukan konsentrasi tinggi. Bahkan, sejumlah pengajar di luar negeri mengeluhkan siswa yang tidak mampu mempertahankan fokus saat membaca.

Salah satu faktor utama yang disoroti adalah kebiasaan mindless scrolling atau menggulir konten tanpa tujuan. Paparan informasi singkat dan cepat secara terus-menerus membuat otak terbiasa berpindah fokus dalam waktu singkat.

Para ahli menilai kondisi ini perlu menjadi perhatian bersama, terutama dalam dunia pendidikan dan upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di era digital.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....