Harga Bawang Merah dan Tomat di Tolitoli Mulai Turun

  • 24 Jul 2026 13:10 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli – Harga sejumlah komoditas hortikultura di Pasar Susumbolan, Kabupaten Tolitoli, mulai menunjukkan tren penurunan setelah sebelumnya mengalami kenaikan dalam beberapa pekan terakhir. Komoditas yang mengalami penurunan harga di antaranya bawang merah dan tomat, sementara harga cabai rawit masih berada pada kisaran normal.

Penurunan harga tersebut disambut positif oleh masyarakat karena dinilai dapat membantu mengurangi beban pengeluaran rumah tangga, terutama untuk kebutuhan sehari-hari. Kondisi ini juga memberikan angin segar bagi aktivitas jual beli di pasar tradisional.

Salah seorang pedagang di Pasar Susumbolan, Mohamad Tang, mengatakan harga bawang merah yang sebelumnya sempat menyentuh Rp70.000 per kilogram kini turun menjadi sekitar Rp40.000 per kilogram. Menurutnya, penurunan harga sudah terjadi sejak dua pekan terakhir.

"Harga bawang merah dari Rp70 ribu turun jadi Rp 60 ribu sampai sekarang Rp40 ribu per kilogram. Turunnya sudah sekitar dua minggu yang lalu," ujar Mohamad Tang saat ditemui RRI, Senin (20/7/2026).

Selain bawang merah, harga tomat juga mengalami penurunan cukup tajam. Jika sebelumnya dijual sekitar Rp24.000 per kilogram, kini tomat dipasarkan dengan harga antara Rp8.000 hingga Rp12.000 per kilogram. Sementara itu, harga cabai rawit masih bertahan di kisaran Rp40.000 per kilogram dan belum mengalami perubahan yang signifikan.

Mohamad Tang menjelaskan, pasokan cabai rawit masih didatangkan dari luar Kabupaten Tolitoli, salah satunya dari wilayah Makassar. Adapun tomat dipasok dari Kota Raya, Kabupaten Parigi Moutong. Menurutnya, kelancaran distribusi dari daerah sentra produksi menjadi faktor utama yang mendorong turunnya harga bawang merah di tingkat pedagang.

"Pasokan mulai lancar sehingga stok bawang merah di pasar kembali mencukupi. Itu yang membuat harga perlahan turun," jelasnya.

Ia berharap kondisi harga kebutuhan pokok dapat tetap stabil dalam beberapa waktu ke depan. Menurutnya, harga yang stabil tidak hanya menguntungkan konsumen, tetapi juga membantu pedagang menjaga kelancaran transaksi dan mempertahankan daya beli masyarakat.

Stabilitas harga komoditas pangan di pasar tradisional menjadi salah satu indikator penting dalam menjaga aktivitas perekonomian daerah. Dengan pasokan yang terjaga dan distribusi yang lancar, diharapkan fluktuasi harga dapat diminimalkan sehingga memberikan manfaat bagi pedagang maupun masyarakat sebagai konsumen.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....