GPIBT dan WVI Berdayakan Ekonomi Kreatif Suku Lauje
- 24 Mei 2026 20:06 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli — Gereja Protestan Indonesia di Buol Tolitoli (GPIBT) bersama Wahana Visi Indonesia terus mendorong pemberdayaan masyarakat Suku Lauje melalui pengembangan ekonomi kreatif di wilayah Kecamatan Dondo, Kabupaten Tolitoli.
Salah satu program yang dijalankan yakni pembinaan kelompok rumah produksi bawang goreng yang beranggotakan ibu-ibu Suku Lauje di Jongin, Desa Anggasan. Program tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan ekonomi keluarga berbasis usaha rumahan.
Pendeta Jemaat Kanaan Jongin Kecamatan Dondo, Yohanis Yok Kumendong selaku pembina kelompok rumah produksi bawang goreng mengatakan, program pemberdayaan ekonomi masyarakat Suku Lauje diawali melalui pelatihan di Kota Palu pada tahun 2024 lalu.
Menurutnya, setelah mengikuti pelatihan dan memperoleh bantuan peralatan usaha, kelompok ibu-ibu tersebut mulai memproduksi bawang goreng dengan merek “Sumber Rejeki”. Saat ini kelompok usaha itu juga tengah mengurus izin IPTR dan sertifikat halal guna mendukung legalitas produk mereka.
“Kelompok ibu-ibu Suku Lauje ini sudah mulai mandiri memproduksi bawang goreng. Kami berharap usaha ini terus berkembang dan mampu meningkatkan perekonomian keluarga,” ujar Yohanis, Jumat (23/5/2026).
Ia menjelaskan, pengembangan usaha tersebut masih menghadapi sejumlah kendala, terutama keterbatasan modal usaha serta ketersediaan bahan baku bawang merah. Selama ini bahan baku masih didatangkan dari wilayah Pantai Timur Kabupaten Parigi Moutong.
Untuk mengatasi kendala itu, masyarakat bersama kelompok tani Suku Lauje mulai mengembangkan budidaya bawang kenari secara lokal. Langkah tersebut diharapkan mampu memenuhi kebutuhan bahan baku sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat.
Melalui program pemberdayaan ini, masyarakat Suku Lauje diharapkan semakin mandiri secara ekonomi dan memiliki usaha produktif yang berkelanjutan di wilayah pedalaman Kecamatan Dondo.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....