Usaha Sablon Baju Diminati, Inovasi Jadi Kunci Utama
- 08 Agt 2025 22:42 WIB
- Toli Toli
KBRN, Tolitoli : Usaha sablon baju terus menunjukkan geliat positif di tengah maraknya permintaan pasar akan produk fesyen custom. Salah satu pelaku usaha mandiri di bidang ini adalah Opick, yang telah merintis usahanya sejak tahun 2024, tepatnya saat masa Pilkada.
Berawal dari membuat kaos untuk anggota KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara), Opick melihat peluang besar di dunia sablon baju. Dari proyek kecil itu, ia kemudian memutuskan untuk serius menekuni bisnis ini secara mandiri tanpa dukungan modal dari pihak mana pun, termasuk pemerintah.
"Awalnya cuma bantu sablon untuk KPPS di Pilkada. Dari situ banyak yang tanya bisa sablon juga untuk acara lain atau komunitas. Akhirnya saya mulai rintis sendiri usaha ini," ujar Opick saat di hubungi media rri.co.id, Jumat (08/082025)
Menurutnya, kunci utama untuk tetap bertahan di tengah ketatnya persaingan adalah kemampuan membaca pasar dan kebutuhan konsumen. Selain itu, ia menekankan pentingnya pelayanan yang baik sebagai nilai tambah yang tidak bisa diabaikan.
"Yang penting itu update kebutuhan pasar dan apa tren-nya sekarang. Tapi yang paling utama tetap pelayanan—bagaimana kita bisa bangun kepercayaan dengan konsumen, ," tambahnya.
Meski masih menggunakan alat sablon manual dan teknik stiker DTS (Digital Transfer Sticker), Opick tetap mampu menghasilkan produk berkualitas yang diminati banyak kalangan. Bahkan, ia mencatat pemesanan terjauh berasal dari Banggai, sebuah wilayah di Sulawesi Tengah, yang menunjukkan daya jangkau usahanya mulai meluas.
Opick mengaku lebih menyukai dunia usaha karena semangatnya dalam berwirausaha. Ia melihat bisnis sablon baju bukan sekadar pekerjaan, tetapi bagian dari ekspresi dan kreativitas yang bisa membuka lapangan kerja di masa depan.Sayangnya, hingga saat ini, ia belum mendapatkan dukungan dari pemerintah setempat. Meskipun demikian, hal itu tidak menyurutkan semangatnya untuk terus mengembangkan usaha sablonnya.
"Memang masih mandiri semua, belum ada bantuan atau dukungan dari pemerintah. Tapi saya yakin kalau usaha ini ditekuni, ke depan bisa jadi lebih besar lagi," tutupnya optimis.
semoga kedepan lebih banyak anak muda yang sadar bahwa enterpreneur itu penting, jangan sampai lebih banyak ke teori yang padahal praktek langsung jauh lebih penting, dan pemerintah sebagai pemegang kebijakan bisa mendukung semangat anak muda selalu aktif di setiap usaha.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....