Hari Emoji Sedunia, Simbol Ekspresi yang Mendunia

  • 20 Jul 2026 11:24 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli - Setiap 17 Juli, masyarakat di berbagai negara memperingati Hari Emoji Sedunia (World Emoji Day). Peringatan ini menjadi momentum untuk menyoroti peran emoji sebagai bagian dari komunikasi digital yang kini digunakan oleh miliaran orang dalam percakapan sehari-hari, baik melalui aplikasi pesan instan maupun media sosial.

Hari Emoji Sedunia pertama kali diperkenalkan pada 2014 oleh pendiri Emojipedia, Jeremy Burge. Tanggal 17 Juli dipilih karena identik dengan ikon emoji kalender yang digunakan pada sejumlah perangkat digital. Sejak saat itu, peringatan tersebut dipopulerkan setiap tahun melalui berbagai kampanye di platform digital dan media sosial.

Emoji pertama kali dikembangkan di Jepang pada 1999 oleh desainer Shigetaka Kurita. Saat itu, ia merancang 176 karakter bergambar sederhana untuk memudahkan pengguna ponsel menyampaikan informasi dan emosi secara singkat. Inovasi tersebut kemudian berkembang pesat seiring meningkatnya penggunaan telepon pintar dan internet.

Saat ini, ribuan emoji telah tersedia melalui standar Unicode yang memungkinkan simbol-simbol tersebut dapat ditampilkan secara seragam di berbagai perangkat dan sistem operasi. Setiap tahun, Unicode Consortium juga terus menambahkan emoji baru yang mencerminkan perkembangan budaya, profesi, aktivitas, hingga keberagaman masyarakat dunia.

Keberadaan emoji dinilai mampu memperkuat makna sebuah pesan. Dalam komunikasi digital yang tidak menghadirkan ekspresi wajah maupun intonasi suara, emoji membantu pengguna menyampaikan perasaan seperti bahagia, sedih, terkejut, atau terima kasih sehingga mengurangi potensi kesalahpahaman dalam percakapan.

Tidak hanya digunakan untuk komunikasi pribadi, emoji kini juga dimanfaatkan oleh pelaku usaha, lembaga pemerintah, media, hingga organisasi internasional dalam menyampaikan pesan kepada masyarakat. Penggunaan emoji dianggap dapat membuat informasi lebih menarik, mudah dipahami, serta mampu menjangkau generasi muda yang akrab dengan teknologi digital.

Peringatan Hari Emoji Sedunia juga menjadi kesempatan bagi perusahaan teknologi untuk memperkenalkan desain emoji terbaru. Pembaruan tersebut dilakukan agar emoji tetap relevan dengan perkembangan zaman, termasuk menghadirkan representasi yang lebih inklusif terhadap berbagai latar belakang budaya, gender, maupun kondisi fisik penggunanya.

Melalui Hari Emoji Sedunia, masyarakat diajak memahami bahwa emoji bukan sekadar gambar pelengkap dalam percakapan digital. Simbol-simbol kecil tersebut telah berkembang menjadi bagian dari bahasa komunikasi modern yang mempererat interaksi antarpengguna di berbagai belahan dunia. Peringatan ini sekaligus mengingatkan bahwa perkembangan teknologi terus menghadirkan cara-cara baru bagi manusia untuk berkomunikasi secara lebih efektif dan ekspresif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....