Program MBG Resmi Hadir di Pulau Lutungan Tolitoli, Distribusi Gunakan Perahu

  • 12 Agt 2026 11:25 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini resmi menjangkau masyarakat di Pulau Lutungan, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah. Sebanyak 36 siswa SD Negeri Lutungan, Kecamatan Baolan, mulai menerima makanan bergizi gratis setiap hari di sekolah.

Pendistribusian MBG di wilayah kepulauan tersebut mulai dilakukan sejak tahun ajaran baru 2026/2027. Penyaluran makanan bergizi itu menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan program hingga ke wilayah yang berada di luar daratan utama Tolitoli.

Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Tolitoli, Mohamad Fauzy Dermawan, mengatakan pendistribusian MBG ke Pulau Lutungan dilakukan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Baolan Baru 01 yang berada di wilayah kota.

“Untuk pendistribusiannya dilakukan oleh SPPG yang berada di kota, yakni SPPG Baolan Baru 01,” kata Fauzy.

Menurutnya, karena lokasi penerima manfaat berada di wilayah kepulauan, proses distribusi dilakukan menggunakan perahu.

Perjalanan dari wilayah daratan menuju Pulau Lutungan membutuhkan waktu sekitar 15 hingga 20 menit, tergantung kondisi perjalanan dan cuaca.

“Untuk mekanismenya, distribusi yang dilaksanakan menggunakan perahu dengan estimasi waktu sekitar 15 sampai 20 menit,” ujarnya.

Cuaca Jadi Tantangan Utama

Meski jarak tempuh relatif singkat, distribusi MBG ke Pulau Lutungan memiliki tantangan tersendiri. Salah satu kendala utama yang harus diperhatikan adalah kondisi cuaca.

Fauzy menjelaskan, faktor keselamatan menjadi pertimbangan utama dalam setiap proses pengiriman makanan menuju Pulau Lutungan. Jika kondisi cuaca tidak memungkinkan, distribusi dapat dihentikan sementara.

“Tantangannya terkendala cuaca kalau memang tidak mendukung karena ada risiko terhadap tim yang melakukan pendistribusian,” jelasnya.

Menurut dia, apabila cuaca memburuk dan dinilai membahayakan perjalanan, proses distribusi tidak akan dipaksakan.

“Kalau memang terkendala cuaca, kemungkinan akan dihentikan pada saat cuaca buruk,” tambahnya.

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, pihaknya menginisiasi proses distribusi dilakukan pada pagi hari. Waktu tersebut dipilih sebagai langkah untuk mengurangi risiko perjalanan akibat perubahan cuaca yang dapat terjadi.

“Sejauh ini kami menginisiasi untuk mendistribusikan pada pagi hari agar menghindari cuaca buruk,” kata Fauzy.

Perluasan Jangkauan MBG

Hadirnya program MBG di Pulau Lutungan menunjukkan upaya pemerintah untuk memastikan program pemenuhan gizi dapat menjangkau penerima manfaat, termasuk masyarakat yang berada di wilayah kepulauan.

Dengan penggunaan transportasi laut, distribusi MBG membutuhkan pengaturan yang lebih matang dibandingkan penyaluran di wilayah daratan. Faktor jarak, waktu tempuh, kondisi gelombang dan cuaca menjadi bagian penting dalam menentukan kelancaran distribusi.

Pihak BGN Kabupaten Tolitoli pun perlu memastikan makanan dapat diterima dalam kondisi baik dan sesuai jadwal, sekaligus tetap mengutamakan keselamatan tim yang bertugas mengantarkan MBG ke Pulau Lutungan.

Dengan dimulainya distribusi sejak tahun ajaran baru 2026/2027, program MBG kini semakin memperluas jangkauannya hingga wilayah kepulauan di Kabupaten Tolitoli.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....