Kondisi Geografis jadi Kendala Penerapan Program MBG di pulau Kabetan

  • 11 Jun 2026 15:28 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah pusat untuk menekan angka stunting dan menggerakkan ekonomi masyarakat lokal hingga kini belum menjangkau Pulau Kabetan, Kabupaten Tolitoli.

Kepala Desa Kabetan, Ruslan Abdul Wahab, mengungkapkan bahwa pemerintah desa telah melakukan komunikasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) terkait pelaksanaan program tersebut. Bahkan, pihak desa telah menyiapkan lokasi dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai salah satu syarat pendukung pelaksanaan MBG.

Namun demikian, hingga saat ini sejumlah sekolah di Pulau Kabetan masih belum menerima manfaat program tersebut. Menurut Ruslan, kondisi geografis wilayah kepulauan menjadi tantangan utama dalam pelaksanaannya.

“Kalau kita berbicara tantangan itu ada dua jenis tantangan, non teknis dan teknis. Kalau kita berbicara masalah teknisnya mungkin pihak penyedia tidak bisa memberikan pelayanan tepat pada waktunya, karena kita dipisahkan oleh pulau karena jarak,” ujar Ruslan Abdul Wahab kepada RRI, Rabu (3/6/2026).

Ia menjelaskan, akses transportasi dan distribusi logistik yang sangat bergantung pada kondisi cuaca menjadi faktor yang memengaruhi kesiapan pelaksanaan program MBG di Pulau Kabetan.

Sementara itu, Koordinator Badan Gizi Nasional Kabupaten Tolitoli, Muhammad Fauzy, mengakui bahwa hingga saat ini program MBG belum sepenuhnya menjangkau wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di Kabupaten Tolitoli.

Menurutnya, terdapat kendala dalam mekanisme pengajuan yang menyebabkan pelaksanaan program di sejumlah wilayah, termasuk daerah kepulauan, mengalami keterlambatan.

“Saat ini memang kami di Kabupaten Tolitoli belum sempat menjangkau untuk daerah 3T dikarenakan kemarin mekanisme pada saat pengajuan ada kendala sedikit terkait pengajuan tersebut. Sampai sejauh ini saya juga masih menunggu arahan seperti apa,” jelas Muhammad Fauzy.

Ia menyampaikan permohonan maaf atas belum terlaksananya program MBG di wilayah tersebut. Meski demikian, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan Badan Gizi Nasional agar program peningkatan gizi masyarakat dapat segera menjangkau seluruh wilayah, termasuk daerah-daerah yang selama ini sulit diakses.

Pemerintah berharap berbagai kendala yang ada dapat segera teratasi sehingga manfaat Program Makan Bergizi Gratis dapat dirasakan secara merata oleh seluruh pelajar dan masyarakat di Kabupaten Tolitoli, termasuk yang berada di wilayah kepulauan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....