Refleksi HGN-2025: Momentum Menguatkan Profesionalisme Guru di Malut

  • 22 Nov 2025 09:02 WIB
  •  Ternate

Oleh: Ruslan Zainuddin, S.Pd.,M.Si. (Kepala Bidang Guru dan Tenaga Pendidik Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara)

KBRN, Ternate: Peringatan Hari Guru Nasional setiap 25 November bukan sekadar seremonial rutin. Ia adalah ruang refleksi bagi seluruh dunia pendidikan untuk meninjau kembali komitmen, capaian, dan tantangan yang harus dijawab secara nyata. Penetapan peringatan ini melalui Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994 menegaskan bahwa penghormatan terhadap profesi guru merupakan bagian penting dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan bangsa.

Secara yuridis, posisi guru sebagai tenaga profesional telah ditegaskan dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, yang memandatkan peran strategis guru sebagai pendidik, pengajar, pembimbing, pengarah, pelatih, penilai, dan evaluator. Mandat tersebut bukan hanya semboyan normatif, melainkan panggilan untuk terus bergerak mengikuti perkembangan zaman. Dalam kerangka inilah, refleksi Hari Guru harus diterjemahkan dalam tindakan konkret, bukan sekadar rangkaian seremoni atau ucapan simbolis.

Peningkatan kompetensi guru telah diatur dalam berbagai regulasi turunannya, mulai dari standar kompetensi, pemenuhan beban kerja, hingga implementasi Pendidikan Profesi Guru (PPG) dan pengembangan profesional berkelanjutan. Artinya, kualitas pembelajaran di ruang kelas akan sangat ditentukan oleh kesungguhan dalam menegakkan standar profesionalitas guru.

Namun realitas di Maluku Utara menunjukkan masih ada tantangan yang harus dijawab. Ketimpangan distribusi guru, adaptasi kurikulum, pemanfaatan teknologi pembelajaran, dan kualitas manajemen sekolah menjadi persoalan yang membutuhkan kerja kolektif. Meski begitu, kita juga melihat banyak guru bekerja melampaui batas: mengajar di sekolah yang jauh di pelosok, bertahan dalam keterbatasan sarana, dan menjaga semangat belajar murid-murid yang menghadapi kondisi sosial ekonomi tidak mudah. Ketekunan dan dedikasi mereka adalah modal peradaban yang tidak bisa diremehkan.

Pesan Ki Hajar Dewantara, "Ing ngarsa sung tulada, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani,” semakin relevan dalam konteks pendidikan hari ini. Guru dituntut menjadi teladan, penggerak perubahan, sekaligus pemberi dorongan bagi peserta didik. Di tengah percepatan digital, guru tidak hanya memfasilitasi pembelajaran tetapi juga menumbuhkan karakter dan kemanusiaan.

Maka refleksi Hari Guru tahun ini harus diwujudkan dalam langkah konkret, antara lain:

  1. Melakukan refleksi pembelajaran secara rutin, baik melalui forum MGMP/KKG maupun diskusi sekolah, untuk merumuskan perbaikan nyata yang dapat diimplementasikan dalam waktu dekat;
  2. Memastikan pemenuhan beban kerja sesuai regulasi, serta menyampaikan kebutuhan peningkatan kompetensi kepada dinas terkait melalui jalur resmi;
  3. Meningkatkan partisipasi dalam program PPG, pelatihan, dan pengembangan profesi berkelanjutan, sebagai bagian dari tuntutan profesionalisme guru era modern;
  4. Menguatkan budaya kolaborasi antar-guru, terutama di wilayah-wilayah dengan keterbatasan fasilitas maupun akses sumber belajar;
  5. Menghadirkan pembelajaran yang inklusif, yang menjangkau seluruh peserta didik tanpa memandang latar belakang sosial, geografis, maupun ekonomi.

Sebagai Kepala Bidang Guru dan Tenaga Pendidik di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara, saya mengajak seluruh guru untuk menjadikan Hari Guru sebagai pengingat bahwa pekerjaan kita adalah pekerjaan peradaban. Di tangan para guru, masa depan daerah ini terbentuk. Di ruang kelas, harapan anak-anak Maluku Utara dirajut.

Terima kasih kepada seluruh guru yang telah memberikan pengabdian terbaik, baik yang bertugas di pusat kota, di pulau-pulau kecil, maupun di wilayah terpencil. Semoga refleksi Hari Guru Nasional tahun ini menjadi titik awal penguatan komitmen bersama menuju pendidikan Maluku Utara yang lebih maju, bermartabat, dan inklusif.

Selamat Hari Guru Nasional: Teruslah menjadi pelita bagi generasi Maluku Utara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....