Dari Patungan Warga hingga Mimpi Juara, Rajawali Simau Warnai Gurabati Open 2026
- 31 Mei 2026 12:44 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID,Tidore-Atmosfer kompetisi mulai terasa jelang perhelatan Gurabati Open Turnamen (GOT) XXVIII tahun 2026. Sebanyak 22 tim resmi mendaftarkan diri untuk ambil bagian dalam ajang sepak bola bergengsi tersebut, menandai tingginya antusiasme klub-klub lokal untuk unjuk kemampuan di Stadion Gurabati.
Puluhan tim itu selanjutnya akan dibagi ke dalam tujuh grup melalui proses pengundian yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu 31 Mei 2026. Drawing tersebut menjadi pintu awal persaingan sengit yang dipastikan menyajikan drama dan kejutan sepanjang turnamen.
Di antara deretan tim peserta, nama Rajawali Simau FC kembali mencuri perhatian. Klub asal Halmahera Utara itu menjadi salah satu tim yang tetap konsisten menjaga eksistensinya di panggung Gurabati.
Tahun ini menjadi kali kedua Rajawali Simau merasakan atmosfer kompetisi tersebut, setelah sebelumnya sukses menembus babak Semi final sebelum dihentikan oleh TMPR.
Namun, kehadiran Rajawali Simau di GOT 2026 bukan sekadar tentang pertandingan di atas lapangan. Di balik langkah mereka, tersimpan kisah perjuangan kolektif yang mengakar kuat dari warga Desa Simau.
Dukungan masyarakat menjadi bahan bakar utama tim ini. Warga desa bahu-membahu mengumpulkan dana demi memastikan tim kebanggaan mereka bisa tampil. Mulai dari patungan hingga bekerja ekstra dengan mengambil upah dari panen kelapa, semua dilakukan demi satu tujuan: melihat Rajawali Simau berlaga di panggung bergengsi.
Pelatih Rajawali Simau, Alifudin Rauf, mengungkapkan bahwa perjalanan timnya menuju GOT tahun ini penuh dengan cerita perjuangan yang tidak mudah. Hal itu disampaikannya saat menghadiri drawing grup yang dipusatkan di Aula SPN Polda Maluku Utara.
“Perjuangan kami bukan hanya di lapangan. Warga ikut terlibat langsung, mereka meluangkan waktu dan tenaga untuk membantu tim ini bisa berangkat,” ujarnya.
Menurut dia, keterbatasan yang dimiliki tidak menyurutkan semangat tim. Justru, dukungan penuh dari masyarakat menjadi motivasi tersendiri bagi para pemain untuk tampil maksimal.
“Tahun ini kami membawa harapan dan kepercayaan warga Desa Simau. Kami akan berupaya memberikan yang terbaik,” kata Alifudin
Lebih lanjut, ia menyebut target yang dibebankan kepadanya tidak ringan. Setelah capaian Semu final pada edisi sebelumnya, Rajawali Simau kini dituntut melangkah lebih jauh.
“Target minimal kami adalah menembus semifinal. Tapi tentu, harapan besar kami adalah menjadi juara,” ujarnya menegaskan.
Dengan semangat gotong royong yang mengiringi langkah mereka, Rajawali Simau tak sekadar hadir sebagai peserta. Mereka datang membawa mimpi, harapan, dan tekad untuk menorehkan sejarah di Gurabati Open Turnamen 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....