Kapolda Maluku Utara: Tagline Polri Bersama Masyarakat Wajib Dijalankan

  • 06 Okt 2026 17:01 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Sofifi - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi. Suyudi Ario Seto memiliki tagline Polisi Bersama Masyarakat menggantikan tagline sebelumnya, yaitu Polri Presis.

Tagline “Polisi Bersama Masyarakat” tersebut, dijalankan setelah Jenderal Polisi. Suyudi Ario Seto menjabat sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Tagline ini merupakan bentuk penegasan arah pelayanan kepolisian yang menempatkan masyarakat sebagai pusat orientasi tugas. Melalui visi ini, Polri berkomitmen untuk menghilangkan jarak dengan warga, aktif mendengar, bekerja bersama, serta memberikan solusi nyata atas kebutuhan keamanan dan ketertiban di masyarakat.

Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol. Arif Budiman saat dikonfirmasi RRI.co.id, Selasa, 6 Oktober 2026 menjelaskan, tagline Kapolri ini mulai dijalankan dan wajib hukumnya ditindaklanjuti di daerah termasuk di Polda Maluku Utara.

Kapolda juga mengakui, program tersebut lebih menyentuh kepada masyarakat, sehingga Polri tidak ditakuti oleh masyarakat termasuk anak-anak.

"Intinya supaya Polri lebih dicintai masyarakat itu aja bahkan slogan Polri sebagai pelindung, pengayom, pelayan itu masuk, betul betul-betul dirasakan oleh masyarakat," tegasnya.

Dengan adanya tujuh program tersebut, Irjen Arif menambahkan, wajib hukumnya jajaran untuk menyesuaikan dan mengikuti program dari atas.

Kapolda juga mengakui, program Kapolri tersebut, sejalan dengan programnya saat menjabat sebagai Kapolda Maluku Utara.

"Jadi melayani masyarakat dengan dengan hati, karena program saya salah satunya adalah melayani dengan hati juga. Jadi saya kira itu sejalan. Jadi apapun keluhan masyarakat harus kita terima. Kemudian saya ada program terakhir itu adalah sehari bersama masyarakat untuk belanja masalah, menampung, dan membantu untuk mencari solusi," pungkasnya.

Tujuh program Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto diantaranya adalah:

1. Penguatan Kelembagaan. Menata struktur organisasi agar Mabes Polri semakin strategis dan ramping, Polda proporsional, Polres kuat sebagai kesatuan operasional dasar, serta Polsek tangguh yang dekat dengan warga.

2. Pembenahan Sumber Daya Manusia (SDM). Membenahi siklus sumber daya manusia secara menyeluruh dari perencanaan, rekrutmen bersih tanpa calo, pendidikan, hingga purna tugas berbasis meritokrasi dan integritas.

3. Penguatan Pelayanan Publik. Menggeser orientasi pelayanan dari sekadar memenuhi prosedur administratif menjadi benar-benar memenuhi kebutuhan masyarakat secara cepat, transparan, dan terintegrasi.

4. Penguatan Penegakan Hukum. Mengukur keberhasilan hukum bukan dari jumlah kasus yang ditangani, melainkan dari kualitas proses dan hasil yang berkeadilan, serta memberantas budaya no viral, no justice.

5. Penguatan Pengawasan. Mengubah sistem pengawasan internal dari reaktif menjadi berbasis risiko serta memastikan setiap pengaduan masyarakat memiliki penanggung jawab yang jelas.

6. Akuntabilitas Anggaran. Memastikan penyerapan anggaran berorientasi langsung pada hasil nyata dan dampak yang dirasakan masyarakat di lini terdepan.

7. Modernisasi dan Transformasi Digital. Menerapkan konsep Smart Policing, integrasi satu data (Satu Data Polri), serta penegakan hukum berbasis ilmiah (Scientific Crime Investigation).

Sementara tujuh program Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol. Arif Budiman yang sudah dijalankan di tingkat Polda hingga Polres jajaran di Maluku Utara adalah:

1. Kie Raha Aman. Menghadirkan keamanan dan ketertiban di seluruh wilayah kepulauan melalui patroli, sinergi antar instansi, serta partisipasi aktif masyarakat demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif.

2. Investasi Aman Maluku Utara. Menciptakan iklim investasi yang aman, kondusif dan berkelanjutan sebagai bentuk dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah.

3. Desa Binaan Presisi. Memperkuat kemitraan antara Polri, Pemerintah Desa dan seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan desa yang aman, mandiri dan tangguh.

4. Polisi Digital Maluku Utara. Mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital guna menghadirkan pelayanan kepolisian yang modern, cepat, transparan dan mudah diakses masyarakat.

5. Generasi Emas Kie Raha dan Bebas Narkoba. Membentuk generasi muda yang cerdas, berkarakter, berprestasi serta bebas dari penyalahgunaan narkoba sebagai bekal menuju Indonesia Emas 2045.

6. Polri Melayani dengan Hati. Menghadirkan pelayanan yang profesional, humanis, cepat, transparan dan berintegritas dengan mengedepankan empati serta kepuasan masyarakat.

7. Satu Hari Bersama Masyarakat. Menghadirkan kepolisian yang semakin dekat dengan masyarakat melalui komunikasi langsung, penyelesaian berbagai persoalan, serta penguatan kemitraan demi terciptanya kepercayaan publik.

Kapolda dalam kesempatan tersebut juga mengingstruksikan kepada seluruh jajaran untuk melakukan pelayanan kepada seluruh masyarakat menggunakan hati tanpa terkecuali.

“Layani masyarakat dengan hati, jangan membuat susah masyarakat yang membutuhkan kehadiran kepolisian, apalagi sampai datang ke kantor Polisi,” tegasnya mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....