Lapas Sanana Ikuti Evaluasi UPT Pemasyarakatan se-Maluku Utara

  • 28 Sep 2026 17:58 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Sanana – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sanana mengikuti rapat evaluasi Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Maluku Utara, Senin 28 September 2026. Rapat yang digelar secara virtual melalui Zoom tersebut merupakan tindak lanjut Rapat Kerja Teknis (Rakernis) yang berlangsung pada 21–24 September 2026.

Kegiatan diikuti Kepala Lapas Kelas IIB Sanana David Lekatompessy bersama pejabat struktural dan jajaran pegawai. Rapat dipimpin Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku Utara dan diikuti jajaran UPT Pemasyarakatan se-Maluku Utara.

Evaluasi dilakukan untuk meninjau pelaksanaan program, capaian kinerja, serta kendala yang masih ditemukan setelah pelaksanaan Rakernis. Hasil evaluasi tersebut selanjutnya menjadi bahan perbaikan dan penyusunan rencana aksi pada periode berikutnya.

Dalam arahannya, Kepala Kantor Wilayah menekankan pentingnya evaluasi sebagai bagian dari pengendalian pelaksanaan program. Menurutnya, evaluasi tidak hanya dilakukan untuk mengukur capaian, tetapi juga memastikan setiap program yang telah direncanakan memberikan hasil dan manfaat bagi organisasi serta masyarakat penerima layanan pemasyarakatan.

Pelaksanaan 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Permasyarakatan turut menjadi perhatian dalam rapat tersebut. Seluruh UPT diminta memastikan program berjalan secara konsisten, melakukan pengukuran terhadap capaian, serta menyiapkan tindak lanjut yang jelas atas setiap pelaksanaannya.

Hasil evaluasi akan digunakan sebagai salah satu dasar dalam penyusunan rencana aksi dan program kerja tahun berikutnya. Penyusunan tersebut akan mempertimbangkan capaian, kendala, kebutuhan, dan hasil pelaksanaan program pada tahun berjalan.

Kepala Lapas Kelas IIB Sanana David Lekatompessy, mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti hasil evaluasi dengan melakukan pembenahan dan menyusun langkah kerja yang lebih terarah.

“Evaluasi ini menjadi bahan penting bagi kami untuk melihat apa yang sudah berjalan dengan baik dan apa yang masih perlu ditingkatkan. Hasilnya akan kami jadikan dasar dalam menyusun rencana aksi ke depan agar setiap program dapat dilaksanakan secara optimal, terukur, dan memberikan manfaat,” kata David.

David menambahkan, keberhasilan pelaksanaan program pemasyarakatan membutuhkan keterlibatan seluruh jajaran. Karena itu, setiap pegawai diharapkan memahami tugas dan tanggung jawabnya serta berkontribusi dalam mencapai target organisasi.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Kantor Wilayah juga mengingatkan jajaran UPT Pemasyarakatan agar menjalankan tugas dengan memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.

“Jadilah bermanfaat bagi orang lain,” menjadi pesan yang disampaikan kepada seluruh jajaran sebagai pengingat dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan.

Lapas Kelas IIB Sanana selanjutnya akan menjadikan hasil rapat evaluasi sebagai bahan dalam menentukan langkah perbaikan dan penyusunan rencana aksi.

Upaya tersebut dilakukan untuk mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan yang lebih terukur serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....