Lapas Sanana Lakukan Penggeledahan Bersama TNI-Polri di Kamar Hunian Warga Binaan

  • 20 Sep 2026 19:39 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Sanana - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sanana melaksanakan penggeledahan gabungan bersama TNI-Polri di kamar hunian Warga Binaan.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Sanana, David Lekatompessy dan sejumlah pejabat struktural serta pegawai Lapas bersama anggota TNI Kodim 1510/Sula dan anggota Polres Kepulauan Sula.

Dari hasil penggeledahan tersebut ditemukan sejumlah barang yang tidak diperbolehkan berada di dalam kamar hunian, di antaranya sendok stainless, botol minyak wangi berbahan kaca, korek api, kaleng rokok, tumbler stainless, dan gelas kaca, serta beberapa benda lainnya.

Selain penggeledahan, Lapas Sanana juga melaksanakan tes urine terhadap 10 warga binaan kasus narkoba dan 5 orang pegawai. Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh peserta tes urine dinyatakan negatif.

KBO Satres Narkoba Polres Kepulauan Sula, Aiptu Kadir Duwila, menyampaikan bahwa keterlibatan kepolisian dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba di lingkungan Lapas.

“Kami mendukung langkah Lapas Sanana dalam melakukan deteksi dini melalui penggeledahan dan tes urine. Hasil tes urine yang negatif menjadi bagian dari upaya bersama untuk memastikan lingkungan Lapas tetap bersih dari penyalahgunaan narkoba. Sinergi seperti ini perlu terus diperkuat melalui koordinasi dan kegiatan pencegahan secara berkala,” ujar Kadir, Minggu 20 September 2026.

Sementara itu, Kalapas Sanana David Lekatompessy menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi narkoba maupun barang-barang terlarang untuk berkembang di lingkungan Lapas.

“Kami tegaskan, Lapas Sanana tidak memberikan ruang bagi peredaran narkoba dan barang-barang terlarang. Penggeledahan badan, penyisiran kamar hunian, hingga tes urine akan terus kami lakukan sebagai bentuk komitmen menjaga keamanan, ketertiban, serta integritas lingkungan Lapas. Setiap pelanggaran akan ditindak sesuai aturan yang berlaku,” ucapnya.

David juga menekan bahwa sinergi bersama TNI-Polri menjadi bagian penting dalam memperkuat pengawasan dan deteksi dini, sekaligus memastikan seluruh proses pengamanan berjalan secara konsisten.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....