Malut Siapkan Tenaga Kerja Lokal Hadapi Perubahan Teknologi
- 18 Sep 2026 19:12 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate- Pemerintah Provinsi Maluku Utara mengapresiasi Kementerian Ketenagakerjaan dan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Ternate yang dinilai konsisten meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal.
Apresiasi itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, Drs. Samsuddin A. Kadir, saat menutup Pelatihan Vokasi Nasional Batch IV sekaligus membuka Pelatihan Peningkatan Produktivitas di Aula BPVP Ternate, Jumat, 18 September 2026.
Kegiatan tersebut mengusung tema "Sinergi Vokasi dan Produktivitas untuk Indonesia yang Lebih Maju". Samsuddin mengatakan penguatan kompetensi tenaga kerja menjadi kebutuhan penting di tengah perubahan teknologi, termasuk perkembangan kecerdasan artifisial atau AI dan ekonomi hijau.
Menurut dia, ijazah formal tidak lagi cukup untuk memenuhi kebutuhan dunia kerja tanpa dibarengi keterampilan yang relevan.
"Kita berada di era perubahan yang sangat cepat. Dunia usaha menuntut kompetensi tinggi, sehingga kita membutuhkan skilling, reskilling, dan upskilling," kata Samsuddin.
Dia mengatakan pelatihan vokasi tidak semestinya berhenti pada pemberian sertifikat. Program tersebut, menurut Samsuddin, harus menjadi bagian dari investasi pembangunan manusia sekaligus penguatan ekonomi daerah.
Indikator keberhasilan pelatihan, kata dia, antara lain terlihat dari kemampuan peserta meningkatkan efektivitas kerja, menghasilkan produk berkualitas, memanfaatkan teknologi, dan menciptakan lapangan kerja melalui kewirausahaan.
Pemprov Maluku Utara, Samsuddin melanjutkan, berkomitmen agar masyarakat lokal dapat mengambil peran dalam perkembangan ekonomi industri di daerah. Karena itu, pemerintah daerah mendorong penguatan kolaborasi antara pemerintah, lembaga pelatihan, institusi pendidikan, serta dunia usaha dan industri.
"Pembangunan tidak boleh hanya mengejar angka pertumbuhan ekonomi semata, tetapi harus menghasilkan kesempatan kerja, meningkatkan pendapatan, mengurangi kesenjangan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata," ujarnya.
Samsuddin berharap kolaborasi tersebut dapat menghasilkan tenaga kerja Maluku Utara yang kompeten dan produktif serta memiliki karakter yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
Kasubag Umum BPVP Ternate, Mika Bungin Bangalino, mengatakan pelatihan kerja tersebut ditujukan untuk meningkatkan kompetensi dan produktivitas tenaga kerja.
Menurut Mika, Pelatihan Vokasi Nasional Batch IV terdiri atas 11 paket pelatihan yang diikuti 175 peserta. Berdasarkan hasil evaluasi, seluruh peserta dinyatakan lulus dan berhak menerima sertifikat dari BPVP Ternate.
"Selanjutnya akan dilanjutkan dengan proses uji kompetensi atau sertifikasi resmi," kata Mika dalam laporannya.
Pada hari yang sama, BPVP Ternate juga membuka Pelatihan Peningkatan Produktivitas yang berlangsung pada 18-24 September 2026. Program tersebut diikuti 50 peserta.
Mika mengatakan sepanjang 2026, BPVP Ternate telah memberikan pelatihan kepada 1.144 tenaga kerja.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....