Penerbangan Turun, Jumlah Penumpang di Bandara Ternate Ikut Merosot
- 08 Sep 2026 13:37 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate - Frekuensi penerbangan di Bandara Sultan Babullah Ternate mengalami penurunan dalam dua hari terakhir. Kondisi ini terjadi setelah aktivitas penerbangan di sejumlah bandara, termasuk Bandara Internasional Soekarno-Hatta, sempat ditutup sementara akibat sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau.
Dampak penutupan tersebut turut dirasakan di Bandara Sultan Babullah, terutama pada penerbangan dari dan menuju Jakarta. Frekuensi penerbangan yang biasanya mencapai 32 hingga 35 penerbangan per hari, kini turun menjadi sekitar 24 penerbangan.
Kepala Seksi Teknik Operasi, Keamanan dan Pelayanan Darurat UPBU Sultan Babullah, Zainal Abidin, mengatakan penurunan terjadi pada penerbangan yang datang maupun berangkat dari Ternate. Kondisi tersebut terpantau dalam dua hari terakhir.
"Frekuensi penerbangan berangkat dan datang rata-rata biasanya antara 32 sampai 35 penerbangan per hari. Namun untuk dua hari terakhir, hari ini turun menjadi sekitar 24 frekuensi penerbangan," kata Zainal, Selasa, 8 September 2026.

Penurunan frekuensi penerbangan juga berdampak pada jumlah penumpang yang menggunakan jasa penerbangan di Bandara Sultan Babullah. Jumlah penumpang, baik yang berangkat maupun datang, mengalami penurunan hingga sekitar 40 persen.
Zainal menjelaskan, dalam kondisi normal jumlah penumpang yang berangkat dari Ternate mencapai sekitar 1.200 orang per hari. Namun saat ini jumlah tersebut berada di kisaran 1.000 penumpang, sedangkan penumpang yang datang turun dari sekitar 1.300 hingga 1.500 orang menjadi sekitar 900 orang per hari.
"Memang ada pengurangan jumlah penumpang yang berangkat. Biasanya 1.200-an penumpang, sekarang terpantau rata-rata sekitar 1.000-an. Kemudian yang datang biasanya 1.300 sampai 1.500-an per hari, hingga saat ini berkisar sekitar 900," ujarnya.
Menurut Zainal, gangguan paling terasa pada penerbangan yang berkaitan dengan Jakarta. Sementara penerbangan dari dan menuju Makassar serta Surabaya sejauh ini masih berlangsung normal.
Sejumlah maskapai yang melayani penerbangan di Bandara Sultan Babullah antara lain Lion Air, Batik Air, Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, TransNusa dan Trigana Air. Selain penerbangan penumpang, bandara juga tetap melayani pesawat kargo dan penerbangan carter.
Meski terjadi pengurangan frekuensi penerbangan, Zainal memastikan pelayanan penumpang maupun barang di Bandara Sultan Babullah tetap berjalan aman. Pihaknya berharap aktivitas penerbangan dapat kembali normal dalam satu hingga dua hari ke depan.
"Secara umum layanan penumpang maupun barang di Bandara Sultan Babullah sejauh ini aman-aman saja. Mudah-mudahan besok atau lusa bisa normal kembali," kata Zainal, mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....