BMKG Perkuat Koordinasi Layanan Informasi Cuaca untuk Penerbangan Maluku Utara
- 11 Agt 2026 19:27 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate – BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Babullah Ternate memperkuat koordinasi dengan para pemangku kepentingan penerbangan di Maluku Utara melalui Focus Group Discussion (FGD) bertema "Sosialisasi Informasi Meteorologi Penerbangan dan Koordinasi Pengguna Layanan" Selasa, 11 Agustus 2026.
Kegiatan ini melibatkan sejumlah stakeholder penerbangan, mulai dari Unit Pelaksana Bandar Udara (UPBU), maskapai penerbangan hingga pihak terkait lainnya. FGD digelar untuk meningkatkan pemahaman dan pemanfaatan informasi cuaca dalam mendukung keselamatan serta kelancaran penerbangan di Maluku Utara.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate, Desindra Deddy Kurniawan, mengatakan kegiatan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat sinergi dan menyamakan persepsi antarstakeholder penerbangan.
“Harapannya dengan kegiatan FGD ini kita saling memperkuat hubungan antara stakeholder, kemudian menyamakan persepsi dan juga dalam rangka untuk terus meningkatkan layanan pengguna jasa penerbangan di Maluku Utara,” kata Desindra.
Menurutnya, seluruh stakeholder yang berkaitan dengan penerbangan di Maluku Utara diundang dalam kegiatan tersebut. Mereka antara lain pengelola bandara dari Ternate, Labuha, Sanana, Galela dan sejumlah bandara lainnya, termasuk perwakilan maskapai seperti Garuda dan Lion.
Desindra menjelaskan, FGD juga menjadi sarana bagi BMKG untuk mendapatkan masukan dari para pengguna layanan. Selama ini BMKG memberikan informasi meteorologi kepada stakeholder penerbangan, namun informasi tersebut perlu dipastikan dapat dipahami dan dimanfaatkan secara tepat.
“Kami tidak hanya satu arah, tidak hanya dari BMKG, tetapi juga mengharapkan ada feedback dari para pengguna layanan. Informasi yang sudah diterima itu apakah sudah dipahami dengan baik dan bagaimana memanfaatkan informasi tersebut,” ujarnya.
Ia menambahkan, peningkatan pemahaman terhadap informasi cuaca menjadi salah satu tujuan penting kegiatan tersebut. Sebab, produk utama BMKG adalah informasi yang harus dapat dipahami dengan baik oleh pengguna, terutama informasi cuaca yang berkaitan langsung dengan operasional penerbangan.
“Bagaimana informasi ini bisa dipahami dengan baik sehingga diharapkan dari para pengguna ini ada peningkatan pemahaman terkait dengan informasi cuaca, khususnya untuk penerbangan,” ucap Desindra.
Sementara itu, Kepala UPBU Sultan Babullah Ternate, Sigit Budiarto, menilai kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi antara pengelola bandara dan BMKG. Menurutnya, informasi cuaca merupakan salah satu kebutuhan utama dalam mendukung operasional penerbangan.
“Untuk bandara sendiri, BMKG ini sangat-sangat penting. Informasi terkait dengan cuaca merupakan salah satu jantungnya bandara karena menjadi informasi pokok dalam operasional penerbangan,” kata Sigit.
Ia menilai informasi meteorologi semakin penting di tengah kondisi cuaca yang sulit diprediksi. Karena itu, sosialisasi dan koordinasi yang dilakukan BMKG dinilai memberikan manfaat tidak hanya bagi pengelola bandara dan maskapai, tetapi juga masyarakat sebagai pengguna jasa penerbangan.
“Apalagi kondisi cuaca saat ini memang sangat tidak menentu, sehingga informasi yang diberikan BMKG melalui sosialisasi ini sangat bermanfaat bagi bandara pada khususnya dan masyarakat pengguna bandara pada umumnya,” kata Sigit, mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....