Pensiun Bukan Akhir Aktivitas, Gus Gede Dorong KMI Ternate Jadi Wadah Kreativitas
- 05 Sep 2026 12:43 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate - Masa pensiun tidak seharusnya menjadi alasan untuk berhenti berkarya. Pesan itu disampaikan Kepala Kantor Cabang Bank Mandiri Taspen Ternate, Bagus Gede Dwiyata Dharma, saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar Komunitas Mandiri Taspen Indonesia (MANTAP) di Pendopo Benteng Oranje, Ternate, Sabtu, 5 September 2026.
Gus Gede, sapaan Bagus Gede Dwiyata Dharma, mengaku merasakan suasana berbeda ketika pertama kali mengikuti peringatan Maulid Nabi bersama anggota MANTAP Ternate. Ia menyebut kebersamaan para pensiunan ASN dalam kegiatan tersebut terasa hangat dan menyentuh.
“Situasi seperti ini sangat hangat sekali. Kebersamaan seperti ini sangat menyentuh ke dalam,” ujar Gus Gede.
Menurut dia, peringatan Maulid tersebut menjadi pengalaman pertamanya mengikuti kegiatan serupa di Ternate. Meski baru sekitar tiga bulan bertugas di kota tersebut, Gus Gede mengaku merasa terhormat dapat menjadi bagian dari komunitas para pensiunan.
“Saya merasa sangat terhormat sekali berada di sini. Saya merasa bangga sekali menjadi salah satu bagian dari Bapak, Ibu yang ada di sini,” katanya.
Gus Gede kemudian mengajak anggota MANTAP tidak berhenti beraktivitas setelah memasuki masa pensiun. Menurut dia, komunitas tersebut dapat menjadi ruang bagi para pensiunan untuk menyalurkan kreativitas, minat, dan kemampuan yang selama ini mereka miliki.

Ia mengaitkan aktivitas tersebut dengan tiga pilar Mandiri Taspen, yakni Mantap Sehat, Mantap Aktif, dan Mantap Sejahtera.
“Nah, ini salah satu merupakan wujud Mantap Aktif. Kita itu sebagai pensiunan, nantinya saya juga pasti bakal menjadi seperti Bapak, Ibu. Itu harus tetap aktif, tetap memiliki rasa kreatif,” ujarnya.
Gus Gede melihat potensi anggota MANTAP Ternate tidak hanya dalam kegiatan sosial. Sejumlah anggota memiliki kemampuan di berbagai bidang, mulai dari bernyanyi, menari, olahraga, hingga berbisnis.
Bahkan, kata dia, ada anggota yang mengembangkan minuman khas Ternate, Rorano.
“Saya sangat bangga sekali. Ternyata KMI Ternate memiliki talent-talent yang sangat luar biasa. Ada yang nyanyi, ada yang menari, ada yang senam, ada yang berbisnis, ada juga yang peracik minuman Rorano,” kata dia.
Menurut Gus Gede, keberagaman kemampuan itu menjadi modal untuk membangun MANTAP Ternate sebagai komunitas yang solid. Ia meminta kegiatan komunitas tidak hanya melibatkan anggota yang selama ini aktif, tetapi juga mengajak para pensiunan lain yang belum bergabung.
“Kita gabungkan teman-teman yang lain yang belum mungkin tahu KMI. Kita ajak bahwa kita bersama-sama di sini mengompakkan diri, menjadikan sebuah satu wadah, satu tujuan supaya kita masih sehat selalu, aktif selalu, dan sejahtera selalu,” ucapnya.
Gus Gede mengatakan dirinya melihat perkembangan MANTAP Ternate cukup cepat. Baru memasuki bulan kedua bertugas di Ternate, dia ikut menyaksikan pengukuhan komunitas tersebut dan berbagai kegiatan yang kemudian digelar.
Ia berharap MANTAP Ternate dapat terus berkembang menjadi ruang kebersamaan bagi para pensiunan sekaligus wadah untuk menjaga produktivitas setelah tidak lagi aktif sebagai ASN.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Saya harapkan ke depan kita bisa lakukan kegiatan yang lebih baik lagi, lebih masif lagi,” katanya.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut juga menjadi ruang refleksi bagi para anggota MANTAP untuk mempererat silaturahmi dan meneladani akhlak Rasulullah. Gus Gede pun mengaku tidak sabar mengikuti ceramah yang disampaikan Ustad Saleh Sakola.
Turut hadir dalam kegiatan itu Ketua MANTAP Indonesia Ternate, Mulyadi Wowor, Branch Manager Taspen Ternate Okta Jantur Anggit Presta Wiryawan, Kepala Asabri Ternate Samudra Basuki, Kepala Dinas Kebudayaan Kota Ternate Rukmini Arahman, serta puluhan anggota MANTAP Indonesia KC Ternate.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....