Betteravel Siap Buktikan Aliran Dana Jemaah Umrah di Asnawi
- 02 Sep 2026 07:41 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate - Penasehat Hukum (PH) Direktur PT Betteravel Perkasa Indonesia, M Bahtiar Husni menyiapkan sejumlah barang bukti terkait penyelidikan dugaan kasus penipuan dan penggelapan uang perjalanan umrah yang ditangani Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku Utara.
Dalam kasus penipuan uang jemaah umrah senilai sebesar Rp 2 miliar lebih ini, penyidik Ditreskrimum Polda Maluku Utara telah mengamankan Manajer PT Betteravel Perkasa Indonesia atas nama Asnawi yang sebelumnya ditetapkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO)
Bahtiar menyebutkan, dugaan aliran dana uang para calon jamaah yang mengalir ke rekening pribadi tersangka tidak pernah ditransfer ke rekening perusahaan. Menurutnya, aliran dana umrah yang ditransfer ke perusahaan hanya terdapat sekitar 5 orang jamaah dan uang tersebut telah dikembalikan oleh pihak perusahan.
"Jadi yang lima orang jamaah itu sudah kami kembalikan kepada para jemaah itu sendiri, ketika itu dibuktikan ternyata ada masuk di rekening dan itu sudah kami kembalikan, ujar Bhatiar saat dikonfirmasi, Selasa 1 September 2026.
Bahtiar menegaskan, tersangka memang pernah beberapa kali melakukan transfer ke klien-nya, namun transfer tersebut bukan berkaitan dengan dana perjalanan umrah.
"Itu sudah kami buktikan bahwa apa yang kemudian ditransfer oleh saudara Asnawi itu bukan hasil atau bukan uang dari para jemaah, melainkan uang yang bersumber dari urusan yang lain," tegasnya
Meski begitu, dirinya sebagai kuasa hukum dari Direktur PT Betteravel Perkasa Indonesia sangat mengapresiasi kepada pihak Polda Malut karena telah berhasil mengamankan tersangka yang menjadi dalang dugaan kasus penipuan uang perjalanan umrah.
"Saya kira, kami akan mempersilakan kepada penyidik untuk kemudian membongkar ini dan kalaupun tidak terbukti nama baik perusahaan yang kami pertaruhkan disini," ucapnya. Untuk diketahui, Asnawi yang ditetapkan sebagai DPO ini, tim Resmob Polda Maluku Utara di Denpasar Bali, Senin, 24 Agustus 2026 dan langsung dibawa ke Ternate.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....