Mahasiswa Unkhair Edukasi Penggunaan Obat dan Kosmetik

  • 27 Agt 2026 14:36 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Ternate - Sebanyak 11 mahasiswa KKN Tematik Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Khairun memberikan edukasi penggunaan obat dan kosmetik yang aman kepada anggota Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) Provinsi Maluku Utara.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Kelurahan Kasturian, Kecamatan Ternate Utara tersebut mengangkat tema “Pemberdayaan Wanita Penyandang Disabilitas Melalui Edukasi DAGUSIBU untuk Meningkatkan Literasi Penggunaan Obat dan Kosmetik yang Aman dan Rasional.”

Edukasi difokuskan pada penerapan prinsip DAGUSIBU, yakni 'Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang obat dengan benar'. Peserta diberikan pemahaman mulai dari cara memperoleh obat melalui apotek atau fasilitas pelayanan kefarmasian resmi, penggunaan sesuai aturan, penyimpanan yang tepat, hingga cara membuang obat kedaluwarsa.

Mahasiswa juga mengingatkan peserta agar lebih cermat memilih produk kosmetik. Salah satunya dengan memastikan produk memiliki izin edar dan menghindari kosmetik ilegal yang berisiko bagi kesehatan.

Lurah Kasturian, Isra Borotu, menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi kesehatan seperti ini memberikan pengetahuan yang dapat diterapkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. “Edukasi seperti ini sangat bermanfaat karena memberikan pengetahuan yang bisa langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung interaktif. Sejumlah peserta menyampaikan pertanyaan sekaligus pengalaman mereka dalam menggunakan obat dan kosmetik. Salah seorang peserta, Indah, mengaku mendapatkan pengetahuan baru setelah mengikuti kegiatan tersebut. “Sekarang saya jadi lebih tahu cara menggunakan obat dan memilih kosmetik yang aman,” ujarnya.

Dosen Pembimbing Lapangan, apt. Ermalyanti Fiskia, S.Farm., M.Si., mengatakan literasi obat penting agar masyarakat mampu mengambil keputusan yang lebih tepat terkait penggunaan obat maupun produk kesehatan. “Literasi obat penting agar masyarakat dapat lebih bijak dalam menggunakan obat dan lebih cermat memilih produk yang digunakan,” ujarnya.

Kegiatan turut dihadiri Lurah Kasturian beserta jajaran, perwakilan Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Provinsi Maluku Utara, DPL, serta mahasiswa KKN Tematik FKIK Universitas Khairun. Sebagai bentuk apresiasi atas kerja sama dalam kegiatan tersebut, mahasiswa menyerahkan sertifikat kepada pengurus HWDI Provinsi Maluku Utara. Kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama.

Melalui edukasi ini, mahasiswa berharap pemahaman mengenai DAGUSIBU dan pemilihan kosmetik yang aman dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus mendukung kemandirian kesehatan perempuan penyandang disabilitas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....