PUPR Malut Sisir Titik Rawan Karhutla di Jalur Boso-Sidangoli

  • 23 Agt 2026 17:31 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Sofifi - Pemerintah Provinsi Maluku Utara memperkuat langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Sidangoli, Kabupaten Halmahera Barat, meski kobaran api yang sebelumnya terjadi telah berhasil dipadamkan.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Maluku Utara kembali menerjunkan armada mobil tangki air untuk menyisir sekaligus membasahi sejumlah kawasan yang dinilai masih memiliki potensi munculnya titik api.

Penyiraman dilakukan pada Minggu, 23 Agustus 2026, di sepanjang ruas Boso-Sidangoli, Kecamatan Jailolo Selatan. Sasaran utama adalah kawasan dengan vegetasi yang mengering dan berpotensi menjadi pemicu kebakaran baru.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas PUPR Maluku Utara, Risman Iriyanto Djafar, mengatakan langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi agar potensi kebakaran dapat ditekan sejak dini.

“Kami terus menyisir titik-titik yang rawan terbakar. Setelah api padam, kita tidak berhenti. Area yang kering dan berpotensi menjadi titik api kita lakukan penyiraman sebagai langkah pencegahan,” kata Risman kepada rri.co.id.

Ia menjelaskan, penyisiran akan terus dilakukan di kawasan yang memiliki tingkat kerawanan tinggi, terutama lokasi dengan kondisi vegetasi yang mudah terbakar.

Menurut Risman, langkah preventif menjadi penting untuk mencegah munculnya kembali titik api yang berpotensi berkembang menjadi kebakaran lebih besar.

“Prinsipnya kita bergerak sebelum api membesar. Kalau ada lokasi yang rawan, kita lakukan langkah antisipasi sedini mungkin,” ujarnya.

PUPR Maluku Utara memastikan upaya penyiraman dan pemantauan akan terus dilakukan sebagai bagian dari penanganan pascakebakaran di wilayah Sidangoli.

Pemerintah juga mengajak masyarakat di kawasan rawan karhutla untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan apabila menemukan asap maupun indikasi munculnya titik api.

Dengan demikian, penanganan karhutla tidak berhenti pada pemadaman api, tetapi dilanjutkan melalui langkah pencegahan untuk menghindari kebakaran kembali meluas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....